Strategi Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada UKM XYZ Menggunakan Economic Order Quantity dan Safety Stock

Authors

  • Azzahra Dwina Aura Telkom University
  • Dina Rachmawaty Telkom University
  • Ade Yanyan Ramdhani Telkom University

Abstract

UKM XYZ mengalami ketidaksesuaian antara persediaan bahan baku dan kebutuhan aktual produksi yang berdampak pada terhambatnya proses produksi, menurunnya kepuasan pelanggan, serta peningkatan biaya operasional sebesar Rp24.239.000 selama periode September 2024 hingga September 2025 akibat pemenuhan kekurangan bahan baku melalui pembelian dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan harga supplier. Permasalahan tersebut menunjukkan adanya gap antara kondisi rill dengan pengendalian persediaan bahan baku yang terencana dan terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kebutuhan bahan baku serta menyusun usulan pengendalian persediaan bahan baku yang lebih terstruktur guna mendukung kelancaran proses produksi. Hasil verifikasi peramalan menunjukkan bahwa Winter’s Method Additive (α =0.1, β = 0.9, γ =0.9) menghasilkan nilai error yang lebih kecil dibandingkan Holt-Winters Multiplicative. Hasil peramalan tersebut digunakan sebagai dasar penyusunan usulan pengendalian persediaan bahan baku menggunakan pendekatan Economic Order Quantity, safety stock, dan reorder point. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap bahan baku memiliki kuantitas pemesanan optimal yang berbeda akibat perbedaan kebutuhan dan biaya penyimpanan, safety stock dengan service level 99% mampu menekan risiko kekurangan bahan baku, serta reorder point dapat dijadikan acuan penentuan waktu pemesanan ulang.
Kata kunci— EOQ, peramalan, persediaan, reorder point, safety stock

Published

2026-07-10

Issue

Section

Prodi S1 Teknik Industri - Kampus Purwokerto