Perancangan Mesin Pencabut Bulu Ayam Untuk Rumah Potong Menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment (EFD)

Authors

  • Muhammad Najib Ramadhani
  • Agus Kusnayat
  • Sheila Amalia Salma

Abstract

Meningkatnya konsumsi daging ayam menuntut proses pencabutan bulu yang lebih efisien, aman, dan ergonomis, khususnya pada UMKM rumah potong ayam yang masih mengandalkan metode manual. Proses pencabutan bulu secara manual umumnya dilakukan dengan postur membungkuk dan jongkok dalam durasi yang lama, sehingga berpotensi menimbulkan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) serta menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pencabut bulu ayam yang ergonomis dengan menggunakan metode Ergonomic Function Deployment (EFD). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM), serta analisis postur kerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Kebutuhan dan keluhan pekerja diterjemahkan ke dalam spesifikasi teknis melalui penyusunan House of Ergonomics (HoE) dan proses pemilihan konsep desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan mesin usulan mampu menurunkan skor REBA dari 9 menjadi 3, yang berarti terjadi penurunan risiko kerja sebesar 66,7%. Selain itu, produktivitas meningkat karena mesin mampu memproses 3–5 ekor ayam dalam waktu 40–60 detik, dibandingkan metode manual yang hanya mampu memproses 1 ekor ayam dalam 60–120 detik. Dengan demikian, mesin usulan terbukti dapat meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi kerja pada UMKM rumah potong ayam.

Kata kunci: Ergonomic Function Deployment, mesin pencabut bulu ayam, ergonomi, REBA.

References

Winangun Kuntang, M. Malyad, Arifin Rizal, & Putra Wawan Trisnadi. (2020). Meningkatkan Produktivitas Home Industri Melalui Mesin Pencabut Bulu Ayam Di Desa Gontor Kabupaten Ponorogo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 39–47

Anshori, H. (2020). Menggunakan Metode Ergonomic Function Deployment ( Efd ). Surya Teknika, 7(1), 96–103.

Ulrich, K. T., Eppinger, S. D., & Yang, M. C. (2020). Product Design and Development, Seventh Edition. In Product Design and Development Seventh Edition.

Hutabarat Yulianus. (2017). Dasar dasar Pengetahuan Ergonomi (1st ed.). Media Nusa Creative

Masniar, & Wijaya Rangga Tirta. (2017). PERANCANGAN STANDARD PADDOCK SEPEDA MOTOR MULTIFUNGSI MENGGUNAKAN METODE ANTROPOMETRI STATIS. Metode : Jurnal Teknik Industri, 3(1), 1–5

Bora, M. A., Herman, H., & Prasetyo, W. (2023). Implementasi Ergonomic Function Deployment (Efd) Pada Perancangan Alat Bantu Pembuka Lempengan Komstir Sepeda Motor. Sigma Teknika, 6(2), 267–277. https://doi.org/10.33373/sigmateknika.v6i2.5174

Sulaiman Fahmi, & Sari Yossi Purnama. (2015). Analisis postur kerja pekerja proses pengeasahan batu akik dengan menggunakan metode reba. Jurnal Optimalisasi, 1(1), 33–42

Rahdiana, N. (2018). Identifikasi Risiko Ergonomi Operator Mesin Potong Guillotine Dengan Metode Nordic Body Map (Studi Kasus Di Pt. Xzy). Industry Xplore, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.36805/teknikindustri.v2i1.185

Andriyono, Latuheru Reinyelda.D, Rahangmetan Klemens A, & Cipto. (2023). Rancang Bangun Alat Perontok Bulu Ayam Dengan Daya Putar Motor Listrik 2 HP. MJEME, 5(1)

Yohanes Antoni, & Nugroho Asmoro Dwi. (2018). Perancangan dan pengembangan mesin perontok bulu ayam semi otomatis dengan metode reba (rapid entire body assessment) didesa bandar. Dinamika teknik, 6(1), 48–58

Published

2026-07-01

Issue

Section

Prodi S1 Teknik Industri