Perencanaan Optical Amplifier Pada Jaringan Palapa Ring Untuk Link Ambon (maluku) - Sorong (papua)

Ahyadan Weka Pratomo, Akhmad Hambali, Afief Dias Pambudi

Abstract

Dalam menjadikan seluruh masyarakat Indonesia yang cepat mengetahui segala informasi, pemerintah melakukan kerja sama dengan beberapa perusahaan telekomunikasi menggelar mega-proyek serat optik bawah laut yang dinamakan Palapa Ring. Jaringan inilah yang akan menghubungkan Ambon - Sorong yang dapat terkoneksi dengan jaringan tersebut agar masalah ketinggalan informasi tidak terjadi lagi . Pada penelitian ini dilakukan penempatan optical amplifier dan analisis link power budget dan bit error rate dengan menggunakan beberapa skema. Skema 1 ROA (Raman Optical Amplifier) ditempatkan pada jarak 128 km dari titik labuh di Ambon dan sorong. Sedangkan antar ROA diberi jarak 127 km. Di skema 2 jarak ROA nya menggunakan jarak maksimal sistem tanpa mengunakan penguat yaitu 128 km. Pada skema 3 ini penempatan ROA nya berbeda dengan skema 2. Hal ini bertujuan untuk mengurangi redaman yang dihasilkan oleh splice antar perangkat dengan jarak 100 km antar ROA.
Hasil dari penelitian ini pada skema 1 digunakan maka ROA yang dibutuhkan hanya 3 buah, namun pada skema ini daya terima pada receiver hanya -53,9 dBm dan nilai BER yang didapat dengan nilai Qfactor tersebut adalah 0,129. Skema 2 digunakan maka ROA yang dibutuhkan lebih banyak dari skema 1 yaitu 4 buah ROA, sehingga pada skema ini daya terima pada receiver -24,1 dBm dengan nilai BER yang didapat dengan nilai Qfactor tersebut adalah 0,67.10-4. Pada skema 3 ini, diperoleh daya terima di receiver sebesar -23,7 dBm dan nilai BER yang didapat dengan nilai Qfactor tersebut adalah 4,718.10-5. Dengan nilai link power budget dan nilai BER, skema 3 yang lebih baik diantara skema a1 dan 2.


Kata kunci : Palapa Ring, Link Power Budget, Bit Error Rate, Qfactor, Ambon, Sorong

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0