Implementasi Word Sense Disambiguation Dengan Metode Maximal Marginal Relevance Pada Peringkasan Teks

Bening Suryani Pratiwi, Shaufiah Shaufiah, Moch. Arif Bijaksana

Abstract

Dalam meringkas sebuah teks terdapat permasalahan yang muncul dan mempengaruhi hasil dari peringkasan teks tersebut. Permasalahan yang muncul seperti ambiguitas kata dan redundansi. Untuk meningkatkan kualitas dari peringkasan teks tersebut maka, permasalahan ambiguitas dan redundansi harus diatasi. Sehingga pada tugas akhir ini dilakukan peringkasan teks pada single dokumen yang mengimplementasi Word Sense Disambiguation dengan metode Maximal Marginal Relevance. Tahapan yang dilakukan terdiri dari Preprocessing, Word Sense Disambiguation, perhitungan Cosine Similarity, perhitungan Maximal Marginal Relevance, dan evaluasi. Pada tahapan preprocessing dilakukan cleaning pada data seperti stopwords removal, tokenization, remove tag, lemmatization dan stemming. Proses Word Sense Disambiguation dipilih untuk mengatasi masalah ambigu pada term dan diganti dengan synset term pada peringkasan teks tersebut. Pada peringkasan ini akan menggunakan cosine similarity untuk mengukur kemiripan setiap kalimat dengan kalimat pada keseluruhan isi dokumen. Sedangkan metode Maximal Marginal Relevance digunakan untuk merangking ulang hasil dari perhitungan cosine similarity dan memilih kalimat dengan nilai MMR paling tinggi yang akan dijadikan summary dengan nilai compresion rate yang ditentukan. Metode MMR termasuk metode yang sederhana namun efisien untuk mengurangi redundansi. Hasil peringkasan teks otomatis ini selanjutnya dievalusi dan dianalisis dengan pengukuran precision, recall, dan F-Measure dan dilihat dari hasil survey pembaca terhadap summary yang dihasilkan. Dengan nilai Recall 35%, Precision 21%, dan F-Measure 25%.

Kata kunci : Word Sense Disambiguation, Maximal Marginal Relevance, Cosine Similarity.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0