Evaluasi Performansi Protokol Routing Dsr Dan Aodv Pada Simulasi Jaringan Vehicular Ad-hoc Network (vanet) Untuk Keselamatan Transportasi Dengan Studi Kasus Mobil Perkotaan

Puji Dwika Pradana, Ridha Muldina Negara, Favian Dewanta

Abstract

Vehicular Ad-Hoc Network (VANET) merupakan pengembangan dari Mobile Ad-Hoc Network (MANET) yang memungkinkan komunikasi Inter Vehicle Communication (IVC) dan atau Roadside-to-Vehicle (RVC). Karakteristik dasar VANET yaitu mobilitas node tinggi sehingga menyebabkan perubahan yang cepat pada topologi jaringan. Hal ini disebabkan karena topologi jaringan VANET sering berubah, mencari dan mempertahankan rute adalah hal terpenting pada VANET. Mengenai node atau kendaraan yang akan direpresentasikan yaitu menggunakan mobil jenis perkotaan. Beberapa hal yang dapat dibahas yaitu mengenai perbedaan masalah yang relevan terhadap komunikasi Vehicle-toVehicle (V2V), serta menganalisis solusi teknologi yang ada guna mengatasi masalah mengenai keselamatan transportasi. Routing protocol sangat berpengaruh terhadap performansi jaringan dan digunakan untuk menghadapi tantangan terkait topologi jaringan yang dinamis. Dari hasil simulasi diperoleh bahwa dalam lingkungan perkotaan, protokol routing DSR lebih baik dibandingkan AODV. Protokol routing DSR memiliki nilai performansi yang lebih baik pada parameter yang digunakan pada kondisi ketika terjadi insiden yaitu packet delivery ratio, average throughput , routing overhead, normalized routing load, dan end to end delay dengan nilai rata-rata 80.44%;82.01%, 431.61 kbps;436.63 kbps, 0.96;0.82, 1.06;0.96, dan 3.45 ms;3.51 ms, sedangkan pada AODV memiliki nilai rata-rata 77.84%;79.87%, 419.64 kbps;421.22 kbps, 1.48;1.16, 1.86;1.56, dan 3.56 ms;3.62 ms. Hal tersebut menunjukkan bahwa protokol routing DSR lebih unggul digunakan pada mobil jenis perkotaan dengan kondisi lingkungan perkotaan. Kata kunci: VANET, NS-2, DSR, AODV, Mobil Perkotaan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0