Perancangan Bauran Komunikasi Pemasaran Pada Produk Pupuk Padat Organik Di Telkom University Bandung Menggunakan Metode Benchmarking

Amelia Hegista Frizia, Rosad Ma’ali El Hadi, Maria Dellarosawati Idawicaksakti

Abstract

ABSTRAK

Telkom University merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta di Kabupaten Bandung yang memiliki lahan yang luas dan ditumbuhi oleh pepohonan dan tanaman. Banyaknya pepohonan dan tanaman menyebabkan sampah dedaunan dan potongan rumput liar berserakan di lingkungan sekitar Telkom University. Pengelola pupuk organik Telkom University berupaya untuk memanfaatkan sampah organik tersebut untuk diolah menjadi pupuk padat organik. Pupuk organik memiliki banyak manfaat untuk tanaman, salah satunya adalah dapat meningkatkan kesuburan tanah. Pengelola pupuk organik Telkom University ingin memasarkan produk pupuk padat organik tersebut, namun masih memiliki keterbatasan pengetahuan dalam komunikasi pemasaran. Penelitian ini dilakukan untuk merancang bauran komunikasi pemasaran yang sesuai dengan kompetensi dan dapat diimplementasikan oleh pengelola pupuk organik Telkom University. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode benchmarking. Benchmarking yang dilakukan adalah benchmarking kompetitif dan fungsional. Perusahaan/mitra usaha yang dijadikan sebagai objek benchmarking adalah CV. Agro Duta dan PT. CVSK. Benchmarking dilakukan terhadap aspek pasar dan bauran komunikasi pemasaran yang meliputi media dan konten komunikasi pemasaran. Komponen tersebut dianalisis untuk mencari gap agar dapat menentukan best practice. Best practice digunakan untuk menetapkan target yang dipilih untuk diimplementasikan. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan hasil benchmarking, yaitu mendapatkan rekomendasi bauran komunikasi pemasaran yang meliputi wilayah pemasaran, target pasar, media dan konten komunikasi pemasaran, serta langkah-langkah yang harus dilakukan oleh pengelola pupuk organik Telkom University untuk mengimplementasikan bauran komunikasi pemasaran yang dirancang.

Kata kunci: Benchmarking, Pengelola Pupuk Telkom University, Bauran Komunikasi Pemasaran, Pupuk Padat Organik


ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.1 Maret 2018 | Page 1221



ABSTRACT
Telkom University is one of the Private Universities in Bandung Regency which has a large land and overgrown by trees and plants. The large number of trees and plants cause the garbage of leaves and weeds littered in the environment around Telkom University. Organizer of organic fertilizer of Telkom University strives to utilize organic waste to be processed into organic solid fertilizer. Organic fertilizers have many benefits for plants, one of which is to increase soil fertility. Organizer of organic fertilizer of Telkom University wants to market the organic solid fertilizer product, but still have limited knowledge in marketing communication. This research is conducted to design marketing communication mix in accordance with the competence and can be implemented by organizer of organic fertilizer of Telkom University. The method used in this research is benchmarking method. The benchmarking types used are competitive and functional benchmarking. Companies / business partners that can be used as benchmarking objects are CV. Agro Duta and PT. CVSK. Benchmarking is done on the market aspect, marketing communications mix which includes media and marketing communication content. The components are analyzed to find gaps in order to determine best practice. Best practice is used to set the selected target to be implemented. Conclusions obtained based on benchmarking results, which get recommendations marketing communication mix covering marketing areas, target market, media and marketing communications content, as well as steps that must be done by organizer of organic fertilizer of Telkom University to implement marketing communication mix designed.

Keywords: Benchmarking, Organizer of Organic Fertilizer of Telkom University, Marketing Communication Mix, Organic Solid Fertilizer

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0