Perancangan Alat Ukur Kadar Karbon Monoksida (CO) Pada Kendaraan Berbasis Sensor MQ7
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v5i2.6530Abstrak
Abstrak Penelitian ini mengenai perancangan alat ukur karbon monoksida menggunakan sensor MQ7. Dimana sensor MQ7 digunakan sebagai alat untuk mendeteksi dan mengukur kadar gas karbon monoksida pada kendaraan yang dibantu dengan arduino sebagai mikrokontroler dan pemroses sinyal, serta liquid crystal display (LCD) dengan karakter 16x2 yang berfungsi untuk menampilkan data. Hasil pengukuran yang dilakukan dengan karakterisasi sensor MQ7 menggunakan alat kalibrator smart sensor karbon monoksida (CO) meter, dengan menggunakan dua metode yaitu metode pertama yaitu metode karakterisasi sensor MQ7 range pengukuran yang diperoleh 38 – 398 ppm dan metode ke dua yaitu metode pendekatan antara persamaan karakterisasi sensor MQ7 dengan karakterisasi sensor MQ7 yang terdapat pada datasheet diperoleh range pengukuran 35-398 ppm. Dari data yang di peroleh bawah dengan menggunakan kedua metode tersebut dapat dilihat bawah kemampuan dari alat ukur kadar karbon monoksida yang dirancang mendapatkan kemampuan pengukuran dari range 35-398 ppm. Kata kunci : Gas karbon monoksida, sensor MQ7, arduino Abstract This research was about Carbon Monoxide (CO) measurement instrument design with MQ7 sensor. With the help of microcontroller and LCD, The result of measurement with characterization of sensor MQ7 using smart sensor carbon monoxide meter by using two method that is first method that is characterization method of sensor MQ7 measurement range obtained 38- 398 ppm and second method is approach between equation characterization sensor MQ7 with sensor characterization MQ7 contained in the datasheet obtained range of measurement 35-395 ppm from the data obtained below by using both methods can be see under the capability of a carbon monoxide content measuring device designed to gain measurement capability from a range of 35-398 ppm Keyword: Carbon Monoxide, MQ7 Sensor, MicrocontrollerReferensi
[1] Basri Setiawan Iwan. “Percemaran Udara Dalam Antisipasi Teknis Pengolahan Sumber Daya Lingkungan”.
[2] Damara, Wardhana, Sutrisno. (2017). Analisis dampak kualitas udara karbon monoksida (CO) disekitar jl. Pemuda akibat kegitan car free day menggunakan program caline4 dan surfer. Jurnal teknik lingkungan, 6, 2-14.
[3] Winarno joko. “Emisi Gas Buang Kendaraan Bermesin Bensin Pada Berbagai Merk Kendaraan Dan Tahun Pembuatan”. Yogyakarta: Universitas Janabadra.
[4] Rionardi Antonius, Dr. Teda Hudaya, ST, MEngSc. Dr. Ir. Tatang Hernas Soerawidjaja. “Hidrogenasi Elektrokimia Hidrokarbon Terpen”. Bandung: Universitas Katolik Parahyangan. Serta Informasi
[5] Kepala Badan Pengendali Dampak Lingkungan, “Pedoman Teknis Perhitungan Dan Pelaporan Indeks Standar Percemaran Udara”. Available: https://www.cetsuii.org/BML/Udara/ISPU/ISPU%20(Indeks Percemaran Udara).htm, [Diakses 10 November 2016].
[6] Adhi Eko Putro, Irvan. Iman Abadi, ST. MT. “Rancang Bangun Alat Ukur Emisi Gas Buang, Studi Kasus : Pengukuran Gas Karbon Monoksida (CO)”. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
[7] Aditya, K.P. Sardjanto, Ekocahyanto. Febrita sari. “pengukuran kadar karbon monoksida [co] dengan tampilan LCD Nokia 5110”. Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri. Semarang.
[8]Datasheet, “Data mq-7 gas sensor - Hanwai,” [Online]. Available: http://eph.ccs. miami. Edu/precise/GasSensorSpecs/CO.pdf, [Diakses 15 November 2016].
[9] Sparkfum elektronika, “Datasheet mq7-gas sensor”. Available: https://www.sparkfun.com /datasheets/ Sensors/Biometric/MQ-7.pdf, [Diakses 15 November 2016].
[10] “Sensor MQ7”,(Online), http:/ /repository.usu.ac.id/ bitstream/handle /123456789/ 64593/ Chapter%20II.pdf?sequence=3, diakses pada 1 januari 2017.



