Analisa Dan Desain Data Center Building Facilities Berdasarkan Temperature Monitoring System Di Rumah Sakit Islam Muhammadiyah Sumberrejo Menggunakan Standar Tia-942 Dengan Metode Ppdioo Life-cycle Approach

Authors

  • Rajif Rizal Fahlevi Telkom University
  • Rd. Rohmat Saedudin Telkom University
  • Adityas Widjadjarto Telkom University

Abstract

RSIM Sumberrejo menerapkan teknologi informasi (TI) untuk melakukan kegiatan administrasinya dan telah memiliki data center sebagai wadah pengelolaan TI tersebut. Berdasarkan rencana kedepan, data center pada RSIM Sumberrejo tersebut akan dikembangkan. Hal yang dikembangkan salah satunya yaitu penataan pengkondisi udara yang merata temperaturnya. Oleh karena itu dibutuhkan perancangan temperature monitoring system untuk mengetahui kondisi temperatur yang dibutuhkan data center. Dalam perancangan data center tersebut menggunakan standar TIA-942 serta metode PPDIOO Network Life-Cycle Approach pada tiga tahapan awal yaitu Prepare, Plan, Design. Hasil akhir penelitian ini yaitu berupa rancangan desain data center building facilities RSIM Sumberrejo yang sesuai dengan standar TIA-942 terutama dalam segi penataan pengkondisi udara. Diketahui bahwa kondisi temperatur optimal ruangan data center yang sesuai standar TIA-942 sebesar 18°C dengan penggunaan temperature monitoring system untuk memonitor temperatur agar tetap stabil. Pengembangan data center pada Tier 2 bagian mechanical Tiering harus mempunyai backup pada perangkat cooling dan power. Perangkat cooling yaitu HVAC membutuhkan kapasitas sebesar 39.634,97 BTU/h. Kemudian power yaitu UPS menopang total penggunaan daya pada semua rak server dan sistem HVAC sebesar 15300 watt membutuhkan tegangan sebesar 40 kVA. Kata Kunci : Data Center, Temperatur, Standar TIA-942, PPDIOO Life-Cycle Approach, Cooling, Power

Downloads

Published

2018-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Sistem Informasi