Analisis Dan Perancangan Fasilitas Data Center Berdasarkan Site Selection Standar Ansi/bicsi 002 Di Pemerintah Kabupaten Bandung Dengan Metode Ppdioo Studi Kasus: Diskominfo Pemerintah Kabupaten Bandung

Arif Ramdhani, M. Teguh Kurniawan, Umar Yunan

Abstract

Dengan perkembangan dan penggunaan teknologi informasi yang semakin meningkat pada era ini, membuat suatu perusahaan harus bisa cepat beradaptasi untuk menggunakan teknologi informasi dalam perkembangan bisnisnya. Salah satunya, yaitu data center yang merupakan komponen pendukung utama dan berperan sangat penting untuk mendukung proses bisnis yang optimal pada perusahaan, data center dituntut harus memberikan layanan yang optimal. Pemerintah Kabupaten Bandung telah menerapkan data center untuk menunjang proses bisnisnya, tetapi data center Pemerintah Kabupaten Bandung dalam proses berjalannya data center terdapat masalah yang muncul karena kelemahan pengelolaan terhadap data center itu sendiri. Permasalahan yang muncul seperti fasilitas bangunan dan pemilihan lokasi yang belum optimal untuk menyimpan data center. Berdasarkan permasalahan-permasalahan yang ada, perlu dilakukan perancangan site selection pada data center dengan menggunakan standar ANSI/BICSI 002. Metode yang digunakan adalah PPDIOO Network Life-Cycle untuk hasil rancangan yang ideal untuk site selection pada data center Pemerintah Kabupaten Bandung. Metode ini dipilih karena cocok dalam hal perancangan awal infrastruktur, memiliki cycle pada tahapnya, dan terdapat tahap optimize untuk pengembangan jangka panjang. Hasil akhir dari penelitian ini adalah usulan fasilitas bangunan dan penyesuaian lokasi untuk DISKOMINFO Pemerintah Kabupaten Bandung meliputi kebutuhan ruangan, sistem fm 200 fire suppressions, dan tempat parkir yang sesuai dengan standar ANSI/BICSI 002. Kata Kunci : Data center, Pemerintah Kabupaten Bandung, Site Selection, ANSI/BICSI 002, PPDIOO LifeCycle, Building facilities, fm 200 fire suppressions, parking area.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0