Perancangan Sistem Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Layanan Reseller Dan Dropship Bandros Menggunakan Iso 20000-1:2011 Area Service Delivery Processes: Studi Kasus Cv. Kabita Informatika

Euis Nurul Rachman, Ari Fajar Santoso, Iqbal Santosa

Abstract

CV. Kabita Informatika merupakan perusahaan start-up yang bergerak dalam bidang pembangunan perangkat lunak berbasis mobile dan web. Salah satu produk CV. Kabita Informatika dalam bidang ecommerce adalah Bandros. Bandros adalah dropship supplier berbasis di bandung. CV. Kabita Informatika selalu berusaha untuk memberikan layanan optimal kepada pelanggan, demi mempertahankan tingkat kepuasan pelanggan terhadap layanan yang diberikan. CV. Kabita Informatika membutuhkan pengelolaan layanan TI untuk meningkatkan kinerja layanan. Berdasarkan analisis kesenjangan yang sudah dilakukan, manajemen layanan TI belum memadai dengan mengacu pada kuisioner format Public IT Limited, sehingga manfaat TI masih belum optimal. Penelitian ini berfokus pada area service delivery processes dari ISO 20000- 1:2011. Analisis kesenjangan sesuai persyaratan ISO 20000-1:2011 kemudian dilakukan dan menunjukkan hasil presentase yang tidak memenuhi persyaratan. Berdasarkan permasalahan tersebut, kemudian dilakukan analisis risiko dan analisis prioritas terhadap manajemen layanan TI khususnya area service delivery processes sehingga hasilnya dilakukan perancangan kebijakan, prosedur, dan dokumen lainnya pada klausul obyektif service delivery processes atau proses pengiriman layanan yaitu manajemen tingkat layanan, pelaporan layanan, manajemen ketersediaan dan kontuinitas layanan, penganggaran dan akuntasi untuk layanan, manajemen kapasitas, dan manajemen keamanan informasi. Dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu CV. Kabita Informatika dalam meningkatkan layanan TI dengan optimal kepada pelanggan namun tetap mengendalikan biaya seminimal mungkin. Kata kunci : ISO 20000, Service Delivery Processes, Manajemen Layanan TI

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0