Analisis Kelayakan Revitalisasi Pasar Tradisional Banjaran Kabupaten Bandung Menggunakan Container Bekas Dengan Indikator Benefit Cost Ratio, Payback Period, Dan Net Present Value

Authors

  • Farid Wira Darmawan Telkom University
  • Endang Chumaidiyah Telkom University
  • Boby Hera Sagita Telkom University

Abstract

Abstrak Pasar tradisional Banjaran merupakan salah satu pasar tradisional terbesar di Kabupaten Bandung. Namun pasar tersebut masih ditemukan beberapa kekurangan sehingga diperlukan revitalisasi. Salah satu permasalahannya yaitu transisi kedudukan pasar tradisional menjadi pasar modern sehingga jumlah pasar tradisional setiap tahunnya semakin berkurang. Oleh karena itu diperlukan metode revitalisasi yang baru tanpa harus merubah pasar tradisional menjadi pasar modern. Selain itu para pedagang sulit untuk direlokasi dengan alasan revitalisasi membutuhkan jangka waktu yang lama. Revitalisasi pasar tradisional dengan menggunakan kontainer bekas adalah salah satu solusi untuk merevitalisasi pasar. Namun sebelum dapat dilakukan revitalisasi dibutuhkan beberapa pengujian salah satunya analisis kelayakan dari proyek ini. Analisis yang dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yaitu benefit cost ratio (BCR), payback period (PP), net present value (NPV), dan internal rate of return (IRR). Berdasarkan hasil pengolahan data dibutuhkan dana sebesar Rp.23.979.787.786 . Hasil nilai BCR sebesar 1,675 yang artinya BCR > 1, kemudian nilai NPV sebesar Rp.44.772.397.536 yang berarti NPV > 0, kemudian untuk nilai IRR nya sebesar 13% dimana > MARR 10%, dan PP nya 4 tahun 6 bulan, maka didapatkan hasil bahwa proyek ini layak untuk dilanjutkan/direalisasikan/diinvestasikan karena semua hasil dari perhitungan menggunakan ke 4 metode tersebut dinyatakan layak. Kata Kunci: Revitalisasi, benefit cost ratio (BCR), payback period (PP), net present value (NPV), internal rate of return (IRR).

Abstract Banjaran traditional market is one of the biggest traditional markets in Bandung regency. However, the market still found some weakness, so the market need a revitalization. One of the problems that transition the position of the traditional market into a modern market until quantity of traditional markets every year decrease. Therefore, we need a new method of revitalization without change the traditional market into a modern market. Besides The traders hard to be relocated because of the revitalization need period long time. The revitalization of traditional markets using used containers is one of the solutions for revitalize the market. Before revitalization start that needed to do some testing with analysis of the feasibility project. The analysis can be done using several methods: benefit cost ratio (BCR), payback period (PP), net present value (NPV), and internal rate of return (IRR). Based on the results of data processing required funds of 23.979.787.786 Rupiah. Results the value of BCR of 1.673 which means BCR> 1, then the value of NPV of 44.772.397.536 Rupiah which means NPV > 0, then for IRR of 13% where> MARR 10%, and its PP 4 years 6 month, then got result that this project worth to be continued / realized / invested because all result from calculations using the 4 methods are declared feasible. Keywords : Revitalization, benefit cost ratio (BCR), payback period (PP), net present value (NPV), internal rate of return (IRR)

Downloads

Published

2018-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Industri