Pemodelan Bukaan Untuk Ventilasi Alami Dalam Bangunan

Sampoerna Romadhona, M Ramdlan Kirom, Ery Djunaedy

Abstract

Abstrak
Rancangan arsitektur bangunan di wilayah yang beriklim tropis selalu dilengkapi dengan berbagai jenis bukaan yang bertujuan untuk memasukkan angin dari luar ke dalam ruangan sehingga berfungsi sebagai ventilasi alami. Namun, pada saat tahap perancangan bangunan, belum ada upaya untuk merumuskan bagaimana cara untuk memodelkan bukaan tersebut dengan cara yang mudah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui cara memodelkan bukaan untuk ventilasi alami. Pemodelan bukaan tersebut dibutuhkan untuk menghitung aliran udara dalam bangunan. Ventilasi dibutuhkan agar udara di dalam ruangan tetap sehat dan nyaman bagi manusia. Pada penelitian ini telah dilakukan pemodelan bukaan untuk ventilasi alami pada tiga studi kasus dengan menggunakan model AirflowNetwork pada perangkat lunak EnergyPlus. Objek penelitian pada tugas akhir ini adalah bangunan Belgian PASSYS cell, bangunan kotak dan bangunan masjid. Berdasarkan studi kasus kedua, bukaan tipe casement menghasilkan aliran udara tertinggi sedangkan bukaan tipe hung, sliding dan hopper menghasilkan aliran udara terendah. Pada model bangunan masjid telah dilakukan pemodelan bukaan dengan dua simulasi yang berbeda, aliran udara dalam bangunan masjid mengalami penurunan seiring dengan pengurangan bukaan yang didefinisikan. Kenyamanan termal model bangunan kotak sederhana berada pada rentang -1.04 sampai 2.22 dan pada model bangunan masjid berada pada rentang -1.26 sampai 3.26.
Kata kunci: bukaan, ventilasi alami, kenyamanan termal.
Abstract
Architectural buildings in tropical regions are always equipped with various types of openings that aim to enter the wind from the outside into the room so that it serves as a natural ventilation. However, during the design stage of the building, there has been no attempt to formulate how to model the openings in an easy way. This research was conducted to find out how to model openings for natural ventilation. Modeling the openings required to calculate the air flow in a building. Ventilation is needed to keep the air in the room healthy and comfortable for humans. In this research, there has been modeling of openings for natural ventilation in three case studies using the AirflowNetwork model on the EnergyPlus software. In this model we need input data that is discharge coefficient and opening factor value. The object of this research is Belgian PASSYS cell building, box building and mosque building. Based on a second case study, casement type openings produce the highest airflow while hung, sliding and hopper type openings produce the lowest airflow. In the model of mosque building has been done with the modeling of openings with two different simulations, air flow within the mosque building decreased along with the reduction of defined openings. The thermal comfort of the box building model is in the range of -1.04 to 2.22 and the mosque building model is in the range of -1.26 to 3.26.
Keywords: opening, natural ventilation, thermal comfort

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0