Studi Pengaruh Medan Magnet Terhadap Produksi Gas Oxyhidrogen Pada Generator Tipe Dry Cell

Christina Christina, Reza Fauzi Iskandar, Mamat Rokhmat

Abstract

Abstrak Energi merupakan suatu kebutuhan yang memiliki peranan penting bagi kelangsungan hidup manusia. Penggunaan energi tersebut sebagian besar masih berasal dari energi fosil. Pada produksinya energi dari bahan fosil mengalami penurunan. Tetapi, hal ini disertai dengan pertumbuhan energi terbarukan yang terus mengalami peningkatan. Gas oxyhidrogen merupakan salah satu solusi untuk ikut serta dalam meningkatkan pertumbuhan energi terbarukan. Gas oxyhidrogen ini dihasilkan melalui proses elektrolisis pada generator tipe dry cell. Dalam upaya meningkatkan optimasi produksi gas maka dilakukan penelitian dengan menambahkan pengaruh medan magnet eksternal pada generator. Pada penelitian ini dilakukan penambahan medan magnet pada 8 posisi pada generator. Besar medan magnet yang diberikan yaitu 0,0209 – 0,0481 T dengan arus pada generator 5 A dan 3,62 V. Debit rata-rata yang dihasilkan pada arah medan magnet masuk ke generator yaitu pada saat posisi magnet berada di sisi kanan generator sebesar 0,07011 l/m. Serta pada besar arus 1,401 A untuk seluruh posisi menghasilkan debit rata-rata sebesar 0,06671 l/m. Pada arah medan magnet keluar dari generator yaitu pada saat posisi magnet berada pada di sisi kiri generator menghasilkan debit 0,06931 l/m. Serta pada besar arus 1,302 A untuk seluruh posisi menghasilkan debit rata-rata sebesar 0,06920 l/m. Dengan demikian, pada saat gaya lorentz yang diberikan tegak lurus dengan arah elektron memiliki pengaruh dalam memperoleh produksi gas oxyhidrogen yang lebih efektif.

Kata kunci : elektrolisis, gas oxyhidrogen, generator tipe dry cell, medan magnet Abstract Energy is a necessity that has an important role for human survival. The use of energy is still largely derived from fossil energy. In production, the energy from the fossil material decreases. However, this is accompanied by renewable energy growth that continues to increase. Oxyhydrogen gas is one of the solution to participate in increasing the growth of renewable energy. This oxyhydrogen gas can be generated by electrolysis process on dry cell type generator. In an effort to increase the optimization of gas production, a study was conducted by adding a magnetic field external on the generator. In this study, the magnetic field is added to 8 positions on the generator. The magnitude of the magnetic field given is 0,0209 – 0,0481 T with a current of the generator 5A and voltage 3,62 V. The average flow rate generated in the direction of the magnetic field toward to the generator when the magnetic position is on the right side of the generator of 0,07011 l/m. And at a current of 1,401 A for all postions yields an average flow rate of 0,06671 l/m. In the direction on the magnetic field out of the generator that is when the position of the magnet is on the left side of the generator produce an average flow rate of 0,06931 l/m. And at a current of 1,302 A for all positions yields an average flow rate of 0,06920 l/m. Thus, when the lorentz force given perpendicular to the direction of the electron has an effect in obtaining a more effective oxyhydrogen gas production.

Keywords : electrolysis, oxyhydrogen gas, dry cell type generator, magnetic field

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0