Penerapan Algoritma Fall Detection pada Inflatable Smart Helmet Menggunakan Accelerometer

Daniel Arga Amallo, Dodi Wisaksono Sudiharto, Aji Gautama Putrada

Abstract

Abstrak Tingkat angka kematian dari kecelakaan kendaraan bermotor adalah dari pengendara roda dua sebanyak 2%. Sebagian besar kematian pada pengendara sepeda motor, luka terparah adalah pada kepala. Dari data tersebut, maka pengendara sepeda motor perlu menggunakan alat pelindung seperti salah satunya adalah helm. Meski demikian, hal itu tetap tidak bisa menghindari pergerakan otak di dalam tengkorak jika benturan pada kepala cukup keras. Otak tetap dapat membentur tulang tengkorak yang akhirnya dapat mengakibatkan trauma. Penggunaan airbag pada kendaraan telah terbukti dapat mengurangi angka kematian. NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) mencatat sebanyak 44.869 nyawa pada tahun 2015 terselamatkan karena penggguanaan airbag sebagai alat pelindung berkendara. Oleh sebab itu, pada studi ini akan mengembangkan smart helmet dengan menerapkan algoritma fall detection pada sensor dan mikrokontroler. Cara kerjanya pada saat terjadi tabrakan, umumnya pengendara akan terlempar atau jatuh. Pada saat terlempar atau jatuh tersebut terjadi perubahan akselerasi posisi kepala yang mengenakan smart helmet. Perubahan akselerasi tersebut menjadi pemicu mengembangnya airbag pelindung smart helmet. Sebagai akibatnya bila smart helmet yang terlingkup airbag membentur benda keras, maka setidaknya akan merendam besarnya benturan yang pada akhirnya melindungi pergerakan otak yang membentur tulang tengkorak. Selanjutnya hal ini dapat mengurangi atau bahkan menghindari trauma otak. Penelitian ini bermaksud menunjukkan mengembangnya airbag sebelum smart helmet membentur benda keras saat terpicu adanya perubahan akselerasi. Besarnya nilai akselerasi di atas threshold dapat dengan mudah ditentukan sebagai pemicu mengembangnya airbag. Sedangkan klasifikasi nilai akselerasi di bawah threshold sebagai pemicu hal yang sama, nilainya dicari menggunakan algoritma kNN (k-Nearest Neighbour). Kata kunci: Airbag, fall detection, smart helmet Abstract The high mortality rate from vehicle accidents is from 2-wheel riders by 2%. Most motorcycle deaths, the most severe injuries are the head and spinal cord, it can be drawn the conclusion of the importance of wearing a safety device. One way to reduce the impact of the accident is with the use of a helmet, but it still cannot avoid the movement of the brain inside the skull if hit hard enough, the brain can hit the skull that can lead to trauma. The use of Airbags on vehicles has been shown to reduce mortality, NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration) recorded as many as 44,869 lives in 2015 was saved due to Airbags. With the solution of the Airbag, this final project will apply smart helmet by applying fall detection algorithm to sensor and microcontroller. The way the Airbag works is when a hard collision is detected, the sensor immediately sends a signal when it falls and then the Airbag immediately expands. The purpose of making this smart helmet is to reduce the hard impact so that the victim does not experience brain trauma when the accident is detected. Keywords: Airbag, fall detection, smart helmet

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0