Evaluasi Pembobotan Kontrak Manajemen Tahun 2018 Sebagai Alat Penilaian Kinerja Institusi Universitas Telkom Dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process

Ratu Nabila Octavia Pratama, Budi Sulistyo, Litasari Widyastuti Suwarsono

Abstract

bstrak Universitas Telkom sebagai institusi dengan peran dan posisi strategis dalam pencapaian tujuan nasional dalam bidang pendidikan, perlu melakukan upaya perbaikan secara berkala untuk menciptakan generasi dengan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter. Oleh karena itu dibutuhkan suatu pengukuran kinerja yang komprehensif untuk melakukan evaluasi performa lembaga dan perencanaan tujuan. Universitas Telkom menerapkan penggunaan Kontrak Manajemen sebagai pengukuran kinerjanya yang berbasis Balanced Scorecard, namun terdapat beberapa ketidaksesuaian dalam penyusunan Kontrak Manajemen tersebut yaitu pemberian bobot indikator yang tidak melalui proses terstruktur dan komprehensif sehingga menjadi tidak representatif dalam hasil penyusunannya. Dalam penelitian ini kemudian didapatkan hasil yaitu terdapat beberapa indikator yang setelah melalui pembobotan ulang dengan pendekatan Analytical Hierarchy Process didapatkan hasil bobot yaitu perspektif Financial mendapatkan bobot sebesar 34,1%, perspektif Customer berbobot 28,3%, perspektif Internal Business Process mendapat bobot sebesar 19,5%, dan perspektif Learning & Growth berbobot 18,1%. Perubahan ini kemudian dapat mempengaruhi 3 aspek kegiatan yaitu pada Tahap Penyusunan, Tahap Pengukuran Kinerja, dan Tahap Evaluasi. Kata Kunci: Kontrak Manajemen, bobot indikator, Analytical Hierarchy Process, dan Pengukuran Kinerja
Abstract Telkom University as an institution with a strategic role and position in achieving national goals in the field of education, needs to make periodic improvements to create a generation with quality human resources and character. Therefore, a comprehensive performance measurement is needed to evaluate the institution's performance and goal planning. Telkom University applies the use of Management Contracts as a measurement of its performance based on Balanced Scorecard, but there are some discrepancies in the preparation of the Management Contract, namely the provision of indicator weight that is not through a structured and comprehensive process so that it is not representative in the results of its compilation. In this study, the results obtained are that there are several indicators that after re-weighting with the Analytical Hierarchy Process approach, the results of weighting are that the Financial perspective gets a weight of 34,1%, the Customer perspective weighs 28,3%, the Internal Business Process perspective gets 19,5%, and Learning & Growth perspective weighs 18,1%. This change can then affect 3 aspects of activities, namely at the Preparation Stage, Performance Measurement Stage, and Evaluation Stage. Keywords: Management Contract, Indicators Weight, Analytical Hierarchy Process, and Performance Measurement

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0