Penentuan Optimasi Umur Mesin Dan Jumlah Maintenance Set Crew Dengan Menggunakan Metode Life Cycle Cost (lcc) Dan Reliability Availability Maintainability (ram) Analysis Pada Mesin Filling R125 Di Pt Sanbe Farma

Lestari Atika Putri, Fransiskus Tatas Dwi Atmaji, Judi Alhilman

Abstract

Abstrak  PT Sanbe Farma merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, yang secara resmi didirikan pada tanggal 28 Juni 1975 oleh Drs. Jahja Santoso, Apt. Pabrik pertama di Jl. Kejaksaan no.35 Bandung. Produk pertama yang diproduksi adalah Kapsul Colsancetine. Salah satu produk terbesar yang dihasilkan oleh Water for Injection adalah cairan infusion yang diolah melalui Plant Large Volume (LVP). Produk yang dihasilkan oleh LVP berupa irrigation solution, alkes, dan infusion. PT Sanbe Farma harus memproduksi kebutuhan dari sejumlah rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan cairan infusion, sehingga dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan produktivitas dan penggunaan teknologi yang tinggi berupa fasilitas dan mesin. Mesin filling R125 memiliki jumlah kerusakan yang tinggi yaitu sebanyak 184 kerusakan pada tahun 2017, sehingga mesin tidak dapat bekerja secara optimal. oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut dilakukan kegiatan maintenance pada mesin filling shinva. Metode yang digunakan adalah metode life cycle cost (LCC) untuk mengetahui umur mesin dan jumlah maintenance crew yang optimal. Metode lain yang digunakan adalah Reliabiliy, Availability, dan Maintainabiliy (RAM) Analysis. Berdasarkan metode LCC, total nilai terendah sebesar Rp 1,759,855,453.09 dengan umur optimal mesin selama sembilan tahun dan jumlah maintenance crew sebanyak 2 orang dalam satu shift. Untuk perhitungan RAM analysis menggunakan pemodelan reliability block diagram (RBD), sistem memiliki nilai reliability 39.26% pada jam ke 160 berdasarkan analytical approach. Nilai inherent availability sebesar 97.89% dan operational availability sebesar 96.03%. berdasarkan Word Class Maintenance Key Performance Indicator (KPI), indicator dari leading dan lagging availability sudah mencapai target indicator yang diberikan.    Kata kunci: Life Cycle Cost, Reliability, Availability, Maintainability, Word Class Maintenance Key Performance Indicator     Abstract  PT Sanbe Farma is one of the largest pharmaceutical companies in Indonesia, officially established on June 28, 1975 by Drs. Jahja Santoso, Apt. The first factory on Jl. Kejaksaan no.35 Bandung. The first product produced was the Colsancetine Capsule. One of the largest products produced by Water for Injection is infusion fluid that is processed through Plant Large Volume (LVP). Products produced by LVP are irrigation solution, alkes, and infusion. PT Sanbe Farma has to produce the needs of a number of hospitals to fulfill the needs of patients in need of infusion fluids, thereby increasing the need for productivity and the use of high technology facilities and machinery. The R125 filling machine has a high number of failures which is 184 in 2017 so the machine doesn’t work optimally. So to solve this problem the company has to do maintenance activities on the machine filling shinva. The method used is life cycle cost (LCC) method to know the age of machine and the number of optimal maintenance crew. Other methods used are Reliability, Availability, and Maintainability (RAM) Analysis. Based on the LCC method, the lowest total of value is Rp 1,759,855,453,09 with the machine's optimal life for nine years and the number of maintenance crew of 2 persons in one shift. For calculation of RAM analysis using reliability block diagram (RBD) modeling, the system has a value of 39.26% reliability at 160 hours based on analytical approach. Inherent availability value of 97.89% and operational availability of 96.03%. based on Word Class Maintenance Key Performance Indicator (KPI), indicator of leading and lagging availability has reached the target of indicator given.   Keywords: Life Cycle Cost, Reliability, Availability, Maintainability, Word Class Maintenance Key Performance Indicator

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0