Detektor Kebohongan Dengan Analisis Pembesaran Diameter Pupil Dan Pergerakan Mata Menggunakan Metode Klasifikasi Support Vector Machine

Reza Adriansyah Rusmanto, Muhammad Nasrun, Roswan Latuconsina

Abstract

Abstrak Didunia ini manusia dilahirkan dengan berbagai macam sifat dan perilaku yang berbeda – beda. Dalam kehidupan sehari – hari, banyak orang yang menerapkan sifat kejujuran dalam kehidupannya, namun tidak sedikit juga orang yang melakukan kebohongan untuk mentutupi kebenaran yang ada.. Kebohongan sudah menjadi salah satu prilaku umum yang sering dilakukakan dalam kehidupan sehari – hari. Kebohongan itu sendiri bertujuan untuk membangun pemahaman pada orang lain, akan tetapi pemahaman yang dibentuknya adalah salah. Pengukuran akurasi diperoleh dari pengamatan pada perubahan diameter pupil menggunakan metode circular hough transform dan pergerakan bola mata mata dengan menggunakan metode yang sama lalu ditentukan menggunakan klasifikasi Support Vector Machine yang nantinya akan dibandingkan melalui akurasi yang didapat dengan komposisi data latih yang berbeda. Pada penelitian yang dilakukan, seseorang yang berbohong pupil matanya akan mengalami dilasi sebesar 4% hingga 7% dari diameter pupil awal responden dan mengalami pergerakan mata cenderung kekanan. Dari hasil pengujian dan analisa sistem dari 20 responden yang masing masing di ajukan 5 pertanyaan diperoleh akurasi rata-rata sistem mendeteksi gerakan mata secara tepat adalah 55,18% sedangkan untuk akurasi sistem mendeteksi pembesaran diameter pupil sebesar 52,83. Sehingga dari pengujian total sistem dalam mendeteksi jawaban responden secara benar diperoleh rata-rata akurasi sebesar 73%. Kata kunci : detektor kebohongan, video camera, pupil mata, kedipan mata, hough transform, Support Vector Machine Abstract In this world, human was born with a variety of different character and behaviors - different. In daily activity, many people who apply the nature of honesty in life, but not a few also people who do lies to cover up the truth. The lie has become one of the common behaviors that are often done in daily activity. The lie aims to build an miss understanding for others. From the results of research conducted lie detector tool. Accuracy is obtained from observations on the change in pupillary diameter and eye movement using the method of circular Hough transform and then determined using the Support Vector Machine classification. From the results of research is done lie detector system successfully detects lies. The accuracy was obtained from the observation on the change of pupil diameter using the circular Hough transform method and the movement of the eyeball using the same method then determined using the classification of Support Vector Machine. In research conducted, a person who lies his pupils will experience dilation of 4% to 7% of the initial pupil diameter of respondents and experienced eye movements tend to right. The testing result of 20 respondents in each of the five questions obtained the accuracy of the average system to detect eye movements is 55.18% accurately, while for the accuracy of detecting the ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.5, No.3 Desember 2018 | Page 6156 system of pupil diameter of 52.83%. So from the total system testing in detecting the respondent's answer correctly obtained the greatest accuracy of the test 73%. Keywords : lie detector, video camera, eye pupil, eye blink, hough transform, Support Vector Machine

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0