Simulasi Sistem Twdm-pon Menggunakan Hybrid Optical Amplifier Pada Next Generation Passive Optical Network Stage 2 (ng-pon 2)

Eka Yunita Dian Pratiwi, Akhmad Hambali, Brian Pamukti

Abstract

Abstrak Next-Generation Passive Optical Network 2 (NG-PON 2), merupakan teknologi terbaru untuk mengatasi permasalahan keterbatasan bandwidth pada teknologi Passive Optical Network (PON) saat ini. Pada penelitian ini dilakukan simulasi dan evaluasi performansi jaringan NG-PON 2 dengan metode perubahan bit rate 40 Gbps dan 80 Gbps menggunakan 4 dan 8 kanal TWDM dengan masing-masing kanal mempunyai bit rate 10 Gbps untuk downstream maupun upstream. Sistem tersebut memiliki jarak transmisi dari 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 km dengan jumlah 64, 128 dan 256 Optical Network Unit (ONU). Sistem ini menggunakan hybrid optical amplifier (HOA) sebagai booster amplifier dan EDFA sebagai pre-amplifier. Simulasi dilakukan untuk mengetahui pengaruh performansi pada NG-PON 2 apabila dilakukan perubahan bit rate, jarak transmisi dan jumlah ONU terhadap pengaruh Bit Error Rate (BER) di sisi user dengan skenario tanpa penguat dan skenario menggunakan penambahan penguat. Berdasarkan hasil simulasi, performansi sistem terbaik adalah menggunakan penguat yaitu dengan bit rate 40 Gbps dengan jumlah 64 ONU dapat mencapai jarak maksimal 60 km. Nilai Q factor terbaik didapatkan pada jarak 10 km sebesar 23,66 downstream 21,85 upstream , BER 3,86×10-124 downstream dan BER 3,16×10-106 upstream, received power -7,05 dBm downstream dan -7,10 dBm upstream, dengan gain HOA sebesar 16,54 dB dan gain EDFA sebesar 6,31 dB. Penambahan penguat hybrid optical amplifier sebagi booster dan EDFA sebagai preamplifier telah memberikan performansi yang lebih baik dengan semakin banyaknya user dan semakin panjang jarak transmisi sehingga nilai BER mendekati ≤10-9 . Kata kunci : : NG-PON2 , TWDM, Hybrid Optical Amplifier, EDFA Abstract Next Generation Passive Optical Network Stage 2 (NG-PON 2), is the latest technology to help solve the problem of bandwidth resource on Passive Optical Network (PON) today. This research simulate and evaluation the performance of bidirectional NG-PON 2 with 40 Gb/s, and 80 Gb/s bit rate method changes using 4 and 8 TWDM channels with each channel has a 10 Gbps for downstream and upstream. This system has 10, 20, 30, 40 and 50 km transmission distance with the number 64, 128 and 256 Units of Network Optics (ONU).This system uses hybrid optical amplifier (HOA) as booster amplifier and EDFA as a pre-amplifier. The simulation is performed to find out the performance on NG-PON 2, bit rate, transmission distance and number of ONU on the influence of Bit Error Level (BER) on the user side with scenarios without amplifier and scenario using additional amplifier. Based on the simulation results, the best system performance is using amplifier that is with bit rate 40 Gbps with amount of 64 ONU can reach maximum distance 60 km. The best Q factor value obtained in 10 km the value is 23,66 downstream 21,85 upstream, BER 3,86×10-124 downstream and BER 3,16×10-106 upstream, received power -7,05 dBm downstream and -7,10 dBm upstream with Gain HOA 16,54 dB and an EDFA gain 6,31. The addition of a hybrid optical amplifier amplifier as a booster and EDFA as a preamplifier has provided better performance with more users and the longer the transmission distance so that the BER value is close to ≤10-9. Keywords: NG-PON2 , TWDM, Hybrid Optical Amplifier, EDFA

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0