Pengembangan Motif Batik Karang Jenis Pavona Frondifera Pada Aplikasi Batik Berbasis Web

Ahmad Fauzan Fauti, Purba Daru Kusuma, Andrew Brian Osmond

Abstract

Abstrak Batik merupakan kerajinan dari Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Dalam pengembangannya batik memiliki begitu banyak corak, hal ini dikarenakan keranekaragaman suku dan budaya yang ada di Indonesia. Motif batik banyak dipengaruhi oleh lingkungan sekitar dari pengrajin. Keanekaragaman hayati di Indonesia dapat menjadi acuan untuk mengembangkan motif batik yang baru. Salah satunya dengan menggunakan karang sebagai motif batik. Dengan berkembangnya dunia komputasi, banyak metode yang telah dirancang untuk membuat desain motif batik. Salah satu metode yang dapat dipakai untuk membuat desain motif batik dengan LSystems. L-Systems merupakan teori matematika yang diaplikasikan dalam aplikasi grafis di komputer. Area utama pengembangan modelnya meliputi generasi fractal dan pemodelan tanaman yang realistis. Kata Kunci : Batik, Pavona Frondifera, L-System, Aplikasi Web. Abstract Batik is a craft from Indonesia that has been recognized by UNESCO as a world cultural heritage. In its development batik has so many features, this is due to the ethnic and cultural diversity in Indonesia. Batik motifs are heavily influenced by the surrounding environment of craftsmen. Biodiversity in Indonesia can be a reference for developing new batik motifs. One of them is by using coral as a batik motif. With the development of the computing world, many methods have been designed to make batik motif designs. One method that can be used to make batik motif designs with L-Systems. L-Systems is a mathematical theory applied in graphical applications on computers. The main areas for developing the model include fractal generation and realistic plant modeling. Key Word: Batik, Pavona Frondifera, L-System, Web Aplication.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0