Usulan Kebijakan Persediaan Produk Fast Moving Consumer Goods Untuk Meminimasi Total Biaya Inventory Menggunakan Metode Continuous Review (s, Q) Pada Pt. Abc

Liliana Liliana, Dida Diah Damayanti, Saskia Puspa Kenaka

Abstract

Abstrak— PT. ABC merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dibidang pembuatan produk FMCG non-food. PT. ABC menggunakan model bisnis dual-channel yang dimana perusahaan menjualkan produknya secara bersamaan offline (store) dan online (e-commerce). Dalam melakukan pemenuhan permintaan, diketahui bahwa setiap bulannya PT. ABC tidak dapat memenuhi secara maksimal. Permintaan yang tidak terpenuhi ini diakibatkan banyaknya produk yang tidak tidak tersedia (stockout). Stockout yang terjadi, menyebabkan biaya persediaan pada PT. ABC menjadi tinggi. Berdasarkan kasus yang ada, perlu dilakukannya pengendalian persediaan sehingga permintaan dapat terpenuhi dan mencapai target yang sudah ditetapkan perusahaan dan juga mengurangi total biaya persediaan yang dikeluarkan. Pada penelitian ini ditentukan kebijakan persediaan optimum menggunakan metode continuous review (s, Q) dengan produk yang memiliki pola distribusi permintaan normal. Berdasarkan hasil perhitungan dengan menggunakan metode continuous review (s, Q), terdapat penghematan total biaya persediaan, dimana total biaya persediaan aktual sebesar RP 220.400.242,33 berkurang menjadi sebesar Rp 89.372.820,99, sehingga terdapat total penghematan biaya persediaan yaitu Rp 188.930.313 yaitu 67,9% untuk area offline. Sedangkan untuk area online total biaya persediaan aktual adalah sebesar Rp 29,514,520.20 menjadi sebesar Rp 6,254,992.50 dengan total penghematan sebesar Rp 23,259,528 atau sebesar 78.8%.

Kata kunci: Kebijakan Persediaan, Stockout, Continuous Review (s, Q) , Dual-Channel


Abstract— PT. ABC is a distributor company engaged in the sale of non-food FMCG products. PT. ABC uses a dual-channel business model in which the company sells its products simultaneously offline (store) and online (ecommerce). In fulfilling the demand is known that every month PT. ABC can not fulfill optimally. Unmet demand is the result of a lot of products that are not available (stockout). Stockout causes inventory costs at PT. ABC is high. Based on the existing case, it is necessary to do inventory control so that the demand can be fulfilled and reach the target set by the company and also reduce the total inventory cost. In this research, optimum inventory policy is determined using continuous review method (s, Q) with products that have normal demand distribution pattern. Based on the calculation result using continuous review method (s, Q), there is a savings in total inventory costs, where the total actual inventory costs is Rp. 220,400,242.33 reduced to Rp. 89,372,820.99, so there is a total inventory cost savings is Rp. 188,930,313 which is 67.9% for offline areas. And for online area the total inventory costs is Rp. 29,514,520.20 reduced to Rp. 6,254,992.50, so there is a total inventory cost savings is Rp. 23,259,528 which is 78.8%.

Keywords: Inventory Policy, Stockout, Continuous Review (s, Q), Dual-Channel

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0