Perancangan Dan Analisis Performansi Open Vswitch Untuk Jaringan Virtual

Muhammad Geo Unggul Putra Kusuma Utomo, Rendy Munadi, Leanna Vidya Yovita

Abstract

Abstrak

Cloud computing telah menjadi primadona tren IT pada beberapa tahun terakhir. Baik perusahaan IT skala kecil maupun data center skala besar telah mengadopsi teknologi ini. Karena dapat meminimalkan operasi infrastruktur IT, teknologi ini juga terbukti meringankan cost yang harus dikeluarkan perusahaan pada umumnya [1]. Teknologi kunci dalam cloud computing adalah virtualisasi. Virtualisasi merupakan sebuah konsep di mana sebuah program atau operating system (OS) seakan-akan mempunyai perangkat keras sendiri. Sedangkan virtual machine (VM) bertanggung jawab untuk menjalankan OS tersebut seperti menggunakan mesin sesungguhnya.

Virtualisasi jaringan (network virtualization) menghubungkan setiap VM yang dibangun tersebut ke sebuah port switch virtual. Namun, meski virtualisasi membuat implementasi sistem semakin sederhana, perlu ada administrasi jaringan di antara VM, karena hypervisor hanya berfungsi sebagai bridge. Open vSwitch sebagai alternatif virtual switch yang cukup populer belakangan ini di kalangan pengembang cloud, dapat menjadi solusi untuk mengelola trafik antar VM dengan komunikasi dunia luar.

Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa fungsi VLAN isolation dan QoS rate-limiting pada OVS dapat mengisolasi trafik antar VM serta membedakan bitrate antar tenant. OVS terbukti dapat memberi utilisasi prosesor yang lebih baik dibandingkan dengan tanpa menggunakan OVS. OVS memberi utilisasi prosesor lebih baik sebesar 18.86% pada saat TCP Send dan 11.09% pada TCP Receive. OVS juga dapat memberi utilisasi prosesor lebih baik dalam pengiriman paket UDP Send sebesar 27.27% dan 19.66% pada UDP Receive.

Kata Kunci : open vswitch, virtual switch , virtual network, virtualization, VLAN isolation, QoS, virtual machine

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0