Analisis Load Balance Fat Label Lag Pada Jaringan Metro Ethernet Dengan Service L2vpn (studi Kasus Interoperability Test Fat-label Rfc6391 Metro Alcatel-nokia Dan Tera Router Cisco Di Dds Pt.telkom Divisi Broadband Core Network)

Aditya Ramadwiputra, Rendy Munadi, Fidar Adjie Laksono

Abstract

Abstrak Jaringan komunikasi digital saat ini sudah menjadi prioritas di berbagai internet service provider, tidak terlepas dari hal tersebut komunikasi voice atau yang dulunya berbasis sirkit beralih menjadi teknologi berbasis paket karena masalah efisiensi. Perbedaan lokasi geografis juga menjadi faktor mengapa jaringan komunikasi berbasis paket yaitu internet adalah menjadi solusi untuk masa depan. Dengan adanya Metro Ethernet Network yang telah menggunakan media akses optik, maka jaringan backbone internet service provider yang berbeda letak goegrafisnya dapat terhubung satu sama lain menggunakan Metro Ethernet. Efisiensi link dan bandwidth menjadi faktor penting pada jaringan Metro Ethernet, untuk menyediakan hal tersebut maka Metro Ethernet dapat menggunakan link bundling atau LAG untuk meningkatkan bandwidth serta redudansi dan flow label untuk meningkatkan efisiensi trafik pada link bundling atau LAG. Flow label tersebut akan masuk kedalam struktur labeling pada MPLS ip transport yang akan mengontrol jumlah trafik berdasarkan flow dari egress node origin ke ingress destination. Sebagai hasil pengujian yang telah dilakukan, FAT label dapat berpengaruh positif terhadap load balance pada LAG dengan rata-rata dari mulai 3% hingga 45% dari hasil pengujian yang telah dilakukan. Dari hasil yang diperoleh bahwa penggunaan servicr VPLS dapat meningkatkan load balance dari LAG ketika menggunakan FAT label sebesar 42% dan juga dengan banyaknya flow dapat meningkatkan load balance dari LAG pada metro Ethernet. Kata Kunci : Metro Ethernet, LAG, MPLS, FAT label, L2VPN. Abstract Digital communication networks now a priority in various internet service providers, not apart from that voice communication or what was once based on circuits turned into packet-based technology because of efficiency problems. Geographical location differences also become a factor why packet-based communication networks, namely the internet, are a solution for the future. With the Metro Ethernet Network that has used optical access media, different internet service provider backbone networks can be connected to each other using Metro Ethernet. Link efficiency and bandwidth are important factors in Metro Ethernet networks, to provide this, Metro Ethernet can use link bundling or Link Aggregation Group (LAG) to increase bandwidth and redundancies also flow labels to increase traffic efficiency on link bundling or LAG. The flow label will enter the labeling structure in the MPLS ip transport wich controls the amount of traffic based on the flow from the egress node origin to the ingress destination. As a result of the tests that have been done, the FAT label can have a positive effect on load balance on the LAG with an average starting from 3% to 45% of the results of tests that have been carried out. From the results obtained, the use of VPLS service can increase load balance from LAG when using the FAT label by 42% and also with a lot of flow can increase load balance from LAG on metro Ethernet. Keywords: Metro Ethernet, LAG, MPLS, FAT label, L2VPN.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0