Perancangan Usulan Preventive Maintenance Pada Mesin Komori Ls440 Dengan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (rcm Ii) Dan Risk Based Maintenance (rbm) Di Pt Abc

Destina Surya Dhamayanti, Judi Alhilman, Nurdinintya Athari

Abstract

PT ABC merupakan perusahaan cetak dalam skala nasional. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan merupakan buku ajar, majalah, surat kabar, dan lain sebagainya. Kegiatan maintenance yang ada PT ABC terbagi menajadi dua yaitu preventive maintenance setiap senin dan kamis serta kegiatan corrective maintenance yang dilakukan jika mesin mengalami kegagalan fungsi. Kegagalan fungsi pada mesin Komori masih cukup tinggi. Oleh karena itu diperlukan kegiatan pecegahaan untuk meningkatkan reliabilitas mesin.

Metode yang dilakukan yaitu dengan menggunakan Reliability Centered Maintenance yaitu dengan menganalisis failure yang terjadi dengan menggunakan ananlisis Failure Mode and Effect Analysis dan Decision Worksheet. Hasil dari analisis ini merupakan preventive task masing-masing komponen. Sedangkan untuk menganalisis risiko yang diakibatkan jika mesin mengalami gagal fungsi, yaitu dengan metode Risk Based Maintenance. Setelah dilakukan perhitungan menggunakan metode diperoleh nilai risiko yang ditanggung perusahaan ketika mesin mengalami failure, yaitu sebesar Rp 965.904.899,36.

Berdasarkan hasil pengolahan data pada subistem kritis maka diperoleh kesimpulan bahwa enam komponen dilakukan dengan task scheduled on condition, tiga komponen dengan task scheduled restoration, dan enam komponen dengan task scheduled discard. Sedangkan untuk interval waktu dalam pengerjaan preventive maintenance pada komponen tersebut disesuaikan dengan task yang diperoleh. Setelah mendapatkan interval waktu perawatan, kemudian ditentukan biaya perawatan usulan yang dikeluarkan perusahaan, yaitu sebesar Rp 971.567.519,69.

Kata kunci: Reliability Cencetered Maintenance, Risk Based Maintenance, Preventive Maintenance, Corrective Maintenance

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1