Produksi Energi Listrik Dengan Sistem Microbial Fuel Cell Menggunakan Substrat Limbah Tempe

Edric Sunfresly Zalukhu, M. Ramdlan Kirom, Ahmad Qurthobi

Abstract

Abstrak Kebutuhan akan energi listrik di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. Namun dilain sisi kita mengetahui bahwa penggunaan minyak bumi sebagai sumber penghasil energi sekarang masih mendominasi, padahal cadangan minyak bumi di indonesia sekarang ini kian menipis. Oleh karena itu, perlu dikembangkan alternatif penghasil sumber energi yang lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan yaitu salah satunya MFC (Microbial Fuel Cell) yang berbasis prinsip bioelektrokimia dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk memecah substrat sehingga dapat menghasilkan energi listrik. Penelitian kali ini difokuskan pada pemanfaatan limbah industri tempe sebagai substrat pada sistem MFC dual-chamber yang dilengkapi dengan membran penukar kation atau jembatan garam. Variasi lama waktu inkubasi substrat juga dilakukan yaitu selama 1 hari, 3 hari, 8 hari, dan 10 hari. Riset lebih lanjut pada pemanfaatan limbah industri tempe sebagai substrat dalam sistem MFC dapat mereduksi biaya operasi sistem MFC, sekaligus menjadikan MFC sebagai teknologi penghasil listrik yang ekonomis, ramah lingkungan dan dapat berkelanjutan. Dari penelitian ini dihasilkan beberapa data berupa tegangan maksimum 1,308 V dan arus maksimum 3,01 mA menggunakan elektrolit KMnO4 serta pula power density sebesar 2696,630137 mW/m2 pada reaktor seri. Kata Kunci : Microbial Fuel Cell,Energi Listrik,Limbah Industri Tempe Abstract The need for electrical energy in Indonesia is expected to continue to increase. But on the other hand we know that the use of petroleum as a source of energy now is still dominating, whereas oil reserves in Indonesia is now increasingly thinning. Therefore, it is necessary to develop alternative energy source more effective, efficient and environmentally friendly one of them is MFC (Microbial Fuel Cell) based on bioelectrochemical principle by utilizing microorganism to break up the substrate so that it can generate electrical energy. The present study focused on the utilization of tempe industrial waste as a substrate on a dual-chamber MFC system equipped with a cation exchange membrane or a salt bridge. Variations in the length of incubation time of the substrate were also carried out for 1 day, 3 days, 8 days, and 10 days. Further research on the utilization of tempe industrial waste as a substrate in the MFC system can reduce the operating costs of the MFC system, while making MFC as an economical, environmentally friendly and sustainable electricity generating technology. From this study some data were generated in the form of a maximum voltage of 1.308 V and a maximum current of 3.01 mA using KMnO4 electrolytes and also power density of 2696.630137 mW / m2 in a series reactor. Keynote : Microbial Fuel Cell, electrical energy, industrial waste tempe

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0