Analisis Pengaruh Alokasi Daya Pada Power Domain Non-orthogonal Multiple Access Untuk Arah Downlink

Aprian Firlanda Imani, Arfianto Fahmi, Nachwan Mufti Adriansyah

Abstract

Abstrak Salah satu target sistem komunikasi selular fifth generation (5G) adalah peningkatan kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Non-Orthogonal Multiple Access (NOMA) adalah salah satu skema multiple access yang menjanjikan peningkatan spectral efficiency yang lebih besar dibandingkan dengan skema Orthogonal Multiple Access (OMA). Ada dua kategori NOMA, yaitu PowerDomain (PD) dan Code-Domain (CD). Fokus pembahasan pada skema NOMA dengan jenis Power-Domain yang diaplikasikan pada arah downlink. Superposition Coding (SC) digunakan pada sisi pengirim untuk menggabungkan sinyal multi-user dengan alokasi daya yang berbeda, alokasi daya bergantung pada kondisi kanal dari user tersebut. Succesesive Interference Cancellation (SIC) digunakan pada sisi penerima untuk menghilangkan interferensi antar multi-user. Jumlah user yang menggunakan resource block yang sama adalah dua dengan kondisi user 1 tidak menerapkan SIC dan user 2 menerapkan SIC. Hasil simulasi menunjukan nilai BER dibawah 10-6 ketika alokasi daya user 1 memiliki nilai 0,65 sampai 0,9 dan alokasi daya user 2 memiliki nilai 0,1 sampai 0,45. Rentang kebutuhan SNR antar user agar BER dibawah 10-6 cukup jauh kecuali ketika alokasi daya 0,8:0,2. Nilai SNR dan kapasitas kanal pada user 1 lebih rendah dibandingkan SNR user 2 karena pada user 1 sinyal dari user 2 dianggap sebagai noise. Kapasitas kanal total PD-NOMA lebih besar dibandingkan dengan OFDMA pada saat alokasi daya user berbeda signifikan. Kata Kunci: Non Orthogonal Multiple Access, Power Domain, Fix Power Allocation, Succesesive Interference Cancellation. Abstract One of the requirement for mobile communications systems fifth generation (5G) is enhancement capacity from previous generations. Non-Orthogonal Multiple Access (NOMA) is one of multiple access schemes that promises greater spectral efficiency improvement compared to the Orthogonal Multiple Access (OMA) scheme. There are two categories of NOMA that is Power-Domain (PD) and Code-Domain (CD). The focus of the study is on the NOMA scheme with Power-Domain type applied to the downlink. At the sender, this scheme uses Superposition Coding (SC) to combine multi-user signals with different power allocations, it’s depending on the channel conditions of the user. The receiver used Succesesive Interference Cancellation (SIC) to eliminate inter-multi-user interference. The number of users using the same resource block is two. With the condition that user 1 does not implement SIC and user 2 applies SIC. Simulation results show BER values below 10-6 when user 1 power allocation has a value of 0.65 to 0.9 and user 2 power allocation has a value of 0.45 to 0.1. The range of SNR requirements between users so that the BER is below 10-6 is quite far except when the power allocation is 0.8: 0.2. the value of SNR and channel capacity in user 1 are lower than user SNR 2 because in user 1 the signal from user 2 is considered as noise. The total PD-NOMA channel capacity is greater than OFDMA when the user power allocation is significantly different. Keywords: Non Orthogonal Multiple Access, Power Domain, Fix Power Allocation, Succesesive Interference Cancellation.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0