Analisis Pengaruh Laju Aliran Air Pada Aplikasi Pendinginan Thermoelectric Cooler Terhadap Cooling Box

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v6i2.9586

Abstract

Abstrak

Thermoelectric cooler (TEC) merupakan sebuah perangkat yang memanfaatkan arus DC untuk menghasilkan fenomena pompa kalor. Ketika diberi sumber tegangan maka akan terjadi perbedaan temperatur (∆T) pada kedua sisi TEC, fenomena tersebut dinamakan efek peltier. Pada penelitian ini, dibuat sebuah sistem pendingin dengan memanfaatkan TEC-12706 untuk mendinginkan air di dalam cooling box sebanyak 1.5kg dan memvariasikan laju alirannya yang keluar dari pompa sebesar 1LPM, 2LPM, dan 3LPM. Target temperatur air yang akan didinginkan adalah 20 o C pada setiap variasi laju aliran. Pengambilan data temperatur menggunakan termokopel tipe-K yang terhubung kepada data logger HE804. Selama percobaan, pengambilan data dilakukan secara real time yang kemudian dilakukan pembagian data waktu setiap 10 menit sampai temperatur mencapai 20 o C. Pembagian data dilakukan agar perubahan temperatur dapat terlihat dengan jelas dan mudah untuk dianalisis. Hasil dari perubahan temperatur secara percobaan dapat dibandingkan dengan perhitungan. Dari hasil pengujian sampai 20 o C didapatkan bahwa untuk mencapai 20 o C, pada 1 LPM, 2 LPM, dan 3 LPM membutuhkan waktu sebesar 70 menit, 110 menit, dan 180 menit. Berdasarkan perhitungan pada 1 LPM,2 LPM, dan 3 LPM waktu yang dibutuhkan sebesar 11.88 menit, 25.33 menit, dan 39.79 menit.

Kata Kunci: Thermoelectric cooler (TEC), Laju aliran, Temperatur, dan Cooling Box. Abstract Thermoelectric cooler (TEC) is a device that requires DC current to produce the heat pump phenomenon. When given a voltage source there will be a temperature difference (∆T) on the second side of the TEC, the phenomenon is called the peltier effect. In this study, a cooling system was made by using TEC-12706 to cool the air inside the cooler as much as 1.5 kg and vary the flow rate out of the pump by 1LPM, 2LPM, and 3LPM. The target temperature of the air to be cooled is 20 o C at each flow rate variation. Retrieval of temperature data using a Ktype thermocouple connected to the HE804 data logger. During the experiment, the data collection was carried

out in real time and then the time was shared every 10 minutes until the temperature reached 20 C. Data sharing is done so that changes in temperature can be seen clearly and easily done. Results from temperature changes. Can be compared with calculations. From the test results up to 20 o C obtained from reaching 20 C, at 1 LPM, 2 LPM, and 3 LPM takes 70 minutes, 110 minutes, and 180 minutes. Based on calculations on 1 LPM, 2 LPM, and 3 LPM the time required is 11.88 minutes, 25.33 minutes, and 39.79 minutes. Keywords: Thermoelectric cooler (TEC), flow rate, temperature, and Cooling Box.

Downloads

Published

2019-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Fisika