Antena Mikrostrip Dual Band Bahan Fleksibel Frekuensi 2,45 Ghz Dan 5,85 Ghz Untuk Aplikasi Telemedis

Phaksi Ghagono Awang Murti, Levy Olivia Nur, Trasma Yunita

Abstract

ABSTRAK Salah satu penggunaan teknologi telekomunikasi adalah telemedis. Telemedis adalah salah satu teknologi telekomunikasi untuk melakukan pelayanan kesehatan jarak jauh. Salah satu komponen untuk mendukung telemedis adalah antena wearable. Penggunaan antena wearable diharapkan mampu membuat nyaman pada saat digunakan oleh pasien. Dengan melihat kondisi Indonesia, yang memiliki wilayah yang luas serta jumlah penduduk yang padat. Kebutuhan akan pemerataan kesehatan menjadi masalah yang terus dicari solusinya. Telemedis diharapkan mampu untuk menjadi solusi dari permasalahan kurangnya pemerataan kesehatan. Pada penelitian tugas ahkir ini, telah dirancang antena mikrostrip dengan patch rektangular dengan slot rektangular menggunakan teknik pencatuan feed-line pada frekuensi Industry Scientific and Medical (ISM) 2,45 GHz dan 5,85 GHz dan menggunakan bahan Roger 3003C sebagai substrat yang memiliki ketebalan sebesar 0,75 mm dan nilai permitivitas bahan sebesar 3,0. Hasil simulasi menunjukkan bahwa antena dapat bekerja dengan baik pada frekuensi 2,45 GHz dan 5,85 GHz dengan bandwidth total sebesar 59,9 MHz dan nilai gain untuk 2,45 GHz sebesar 6,347 dB dan pada frekuensi 5,85 sebesar 5,276 dB dengan pola radiasi unidirectional. Pada antena yang sudah direalisasikan memiliki nilai VSWR dibawah 2 dan nilai return loss dibawah -10 dengan gain yang dihasilkan untuk frekuensi 2,45 GHz sebesar 4,195 dB dan pada frekuensi 5,85 sebesar 2,426 dB. Kata Kunci : Antena Mikrostrip, Telemedis, Wearable, Fleksibel, Phantom ABSTRACT One of the uses of telecommunications technology is telemedicine. Telemedicine is one of the telecommunication technologies for conducting long-distance health services. One component to support telemedicine is a wearable antenna. The use of wearable antennas is expected to make it comfortable when used by patients. By looking at the condition of Indonesia, which has a large area and a dense population. The need for health equity is a problem that continues to find a solution. Telemedicine is expected to be a solution to the problem of lack of health equity. In this task study, microstrip antennas with rectangular patches with rectangular slots have been designed using Industry Scientific and Medical (ISM) feed-line rationing techniques 2.45 GHz and 5.85 GHz and use Roger 3003C as a substrate that has thickness of 0.75 mm and the material permittivity value of 3.0. Simulation results show that the antenna can work well at frequencies of 2.45 GHz and 5.85 GHz with a total bandwidth of 59.9 MHz and a gain value of 2.45 GHz at 6.347 dB and at a frequency of 5.85 at 5.276 dB with a pattern unidirectional radiation. The realized antenna has a VSWR value below 2 and the return loss value below -10 with the gain generated for the 2.45 GHz frequency of 4.195 dB and at the frequency of 5.85 at 2.426 dB.. Keywords: Microstrip Antenna, Telemedicine, Wearable , Flexible , Phantom

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :0