Peningkatan Daya Keluaran Panel Surya Menggunakan Sistem Pelacak Surya Sumbu Ganda
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v8i6.16863Abstract
Panel surya memungkinkan terjadinya konversi energi matahari menjadi energi listrik. Kebanyakan panel surya masih dipasang tetap, sehingga daya yang dihasilkan kurang optimal karena panel surya yang tidak mengikuti pergerakan matahari. Untuk mengupayakan daya keluaran yang lebih optimal, diperlukan suatu sistem yang dapat mengikuti pergerakan sinar matahari atau disebut pelacak surya. Dalam penelitian ini sistem pelacak surya sumbu ganda dirancang agar dapat mengikuti pergerakan matahari dengan bantuan empat buah mini panel surya yang mengelilinginya. Empat buah mini panel surya ini diletakkan pada setiap sisi panel utama sebagai sensor cahaya, dimana panel surya utama digerakkan oleh dua buah motor servo menggunakan belt. Menggunakan mikrokontroler Arduino, daya keluaran yang dihasilkan oleh panel surya dipantau dan ditampilkan pada LCD serta disimpan dalam kartu SD. Keseluruhan sistem dari alat ini diuji selama tiga hari untuk melihat perbandingan daya keluaran yang dihasilkan antara sistem pelacak surya sumbu ganda dan sistem pelacak surya tetap. Selama tiga hari pengujian, panel surya tetap diposisikan pada sudut kemiringan 0°, sementara sistem pelacak surya sumbu ganda bergerak mengikuti pergerakan matahari. Hasil dari penelitian ini didapatkan kenaikan rata-rata keluaran daya sebesar 12,44% pada pengujian pertama, 4,37% pada pengujian kedua, dan 3,95% pada pengujian ketiga. Kata Kunci: Panel surya, pelacak surya sumbu ganda, mini panelReferences
[1] Daryanto. 2016 .”Teknik Pengerjan Listrik”.
Jakarta : Bumi Aksara
[2] Neide, Michael. 2008. “Teknologi Instalasi
Listrik “. Jakarta : Erlangga
[3] (https://www.esdm.go.id) Kementerian Energi
dan Sumber Daya Mineral
[4] K. Fadhlullah, “Solar Tracking System
Berbasis Arduino,” Skripsi ,FAKULTAS
SAINS DAN TEKNOLOGI UIN ALAUDDIN
MAKASSAR, 2017.
[5] A. E. Febtiwiyanti and S. Sidopekso, “Studi
Peningkatan Output Modul Surya dengan
menggunakan Reflektor,” J. Fis. dan Apl., vol.
6, no. 2, p. 100202, 2016.
[6] H. Zuddin dan S. I. Harduyo, “Perancangan
Dan Implementasi Sistem Instalasi Solar
Tracking Dual Axis Untuk Optimasi Panel
Surya,” Jurnal Teknik Elektro, vol. 8, no. 03,
pp. 563-570, 2019.
[7] K. Fadhlullah, “Solar Tracking System
Berbasis ARDUINO,” Skripsi, Fakultas Sains
dan Teknologi UIN ALAUDDIN
MAKASSAR, 2017.
[8] Addumairi Azharmaksum , “ Rancang Bangun
Sistem Pelacak Matahari Pasif Sumbu Ganda
untuk Meningkatakan Daya Keluaran Panel
Surya”, 2021
[9] Prasetya Dodi, "Perbandingan Kinerja Pompa
Air DC yang Disupply dari Panel Surya
dengan Reflektor dan Tanpa Reflektor,
Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,
2019
[10] E. Myori, R. Mukhaiyar dan E. Fitri, “Sistem
Tracking Cahaya Matahari pada
Photovoltaic,” Jurnal Inovasi Vokasional dan
Teknologi, vol. 19, no. 1, 2019.
[11] J. Rezkyanzah, L. Purba dan C. A. Putra,
“Perancangan Solar Tracker Berbasis Arduino
Sebagai Penunjang Sistem Kerja Solar Cell
Dalam Penyerapan Energi MataharI,” vol. XI,
no. 2, 2016.
[12] Irianti, Monica, “Rancang Bangun Alat Ukur
Intensitas Cahaya Dengan Menggunakan
Sensor BH1750 Berbasis Arduino”,
Departemen Fisika, Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas
Sumatera Utara, 2017



