Deteksi Tinggi Rendah Gelombang Air Laut Dengan Multisensor Menggunakan Algoritma Fuzzy Sukamoto

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v8i6.16962

Abstract

Tsunami merupakan suatu peristiwa alam ketika gelombang laut yang besar yang menghantam daerah pesisir. Tsunami biasanya disebabkan adanya gempa tektonik besar di dalam laut atau meletusnya gunung berapi yang dekat dengan laut. Namun Tsunami tidak datang begitu saja, bencana ini memiliki beberapa karakteristik seperti menyurutnya air laut secara cepat dan adanya anomali ketinggian gelombang di tengah laut . Alat pendeteksi tsunami sebenarnya sudah ada namun karena alatnya terlalu mahal Indonesia hanya punya beberapa alat saja . Selain itu monitoring data dari BMKG selalu telat akibat tidak adanya wadah agar masyarakat dapat ikut memantau keadaan laut di Indonesia. Pembuatan alat ini bertujuan untuk meminalisir dana untuk mendeteksi tsunami agar penyebaranya dapat merata. Web yang bernama NAMI dibuat untuk memonitoring keadaan laut dan memudahkan masyarakat untuk melihat konidisi laut terkini. NAMI di kembangkan pada webservice dengan framework Laravel 8, sedangkan pengolahan data menggunakan Algoritma Fuzzy Tsukamoto. Diawali dengan menarik data dari Thingspeak lalu dimasukkan ke fuzzy berbahasa python, hasilnya ditampilkan di Web NAMI. Hasil dari penelitian ini adalah dapat mengambil data dari alat dengan wakturata rata 0,04008 detik dan berhasil di olah dengan fuzzy dengan tingkat validasi sebesar 96% . Kata Kunci: Tsunami, Gelombang, Webservice , fuzzy Tsukamoto , NAMI.

References

[1]F. Wafda, R. W. Saputra, Y. Nurdin, Nasaruddin, and K. Munadi, “Agent-based tsunami evacuation

simulation for disaster education,” Proc. - Int. Conf. ICT Smart Soc. 2013 "Think Ecosyst. Act Converg.

ICISS 2013, pp. 177–180, 2013, doi: 10.1109/ICTSS.2013.6588087.

[2]J C. Meinig and S. E. Stalin, “Real-Time Deep-Ocean Tsunami Measuring, Monitoring, and Reporting

System: The NOAA DART II Description and Disclosure,” NOAA Pacific Mar. …, no. September 2014,

2005.

[3]T.Ilyas, “Mitigasi Gempa dan Tsunami Didaerah Perkotaan,” Seminar Bidang Kerekayasaan FatekUnstrat, 2006, p. 3.

[4]L.Boschetti , M.Loualalen , “Integrated Tsunami Intensity Scale based on maxima of tsunami amplitude

and induced current “ , Natural Hazards Springer , 2020 .

[5]B. Mustafa, “Analisis Gempa Nias dan Gempa Sumatera Barat dan Kesamaanya Yang Tidak

Menimbulkan Tsunami” ,J. Ilmu Fisika (JIF),Vol 2 No 1, 2010,pp.44-45.

[6]K. Fahriya, “Rancang Bangun Simawa (Sistem Informasi Rusunawa) Berbasis WebApplication

Menggunakan Framework Laravel,” J. Manaj. Inform., vol. 8, no. 2, 2018 , pp. 121–128.

[7]S.N.Arif, A.P.Wanda, dan A.Masudi, “Aplikasi Administrasi Perpustakaan Berbasis Web SMK Swasta

Brigjen Katamso Medan,” J. Ilmiah Saintikom, Vol.12, No. 1,2013, p.27.

[8]D.Kurnianingtyas, W. F. Mahmudy, A.W. Widodo , “Optimasi Derajat Keanggotaan Fuzzy Tsukamoto

Menggunakan Algoritma Genetika Untuk Diagnosis Penyakit Sapi Potong” , J. Teknologi Informasi dan

Ilmu Komputer (JTIK), Vol.4, No.1, 2017, pp. 10-13.

[9]W.Kaswidjanti, A.S.Ariwibowo, C.B. Wicaksono, “Impelementasi Fuzzy Inference System Metode

Tsukamoto Pada Pengambilan Keputusan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah” , J. Telematika , Vol.10 ,

No.2, 2014, pp. 138-144.

[10]A.Solichin, “Pemrograman Web dengan PHP dan MYSQL”,Buku,2016 , pp.

6-11.

[11] Thingspeak,”Learn More About Thingspeak”,2020. Available:

https://thingspeak.com/pages/learn_more. [Diakses pada 5 Agustus 2021, 00:12 WIB ]

[12] Heroku, “About Heroku”, 2021. Available: https://www.heroku.com/about. [Diakses pada 21 Juli 2021,

03:15 WIB]

[13]M.R.U.Pratama,” Membuat Aplikasi Mapbox pada Android”,Buku,2020,p.3.

[14]R. T. Fielding, "Untangled REST APIS Must be Hypertext Driven," Software Architecture, 20 October

2008. [Online]. [Accessed 28 Juli 2021]

Downloads

Published

2021-12-01

Issue

Pages

11971-11984

Section

Program Studi S1 Teknik Komputer