Pemantauan Dan Kontrol Parameter Lingkungan Terhadap Ruang Pembibitan Selada Keriting Hijau
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.17912Abstract
Abstrak
Tanaman selada keriting hijau merupakan salah satu tanaman hortikultura. Permintaan selada keriting hijau cukup tinggi, sehingga pemerintah Indonesia masih membutuhkan impor selada keriting hijau. Hal tersebut terjadi karena cuaca di Indonesia tidak bisa diprediksi, sehingga pertumbuhan tanaman selada tidak maksimal. Tanaman selada keriting hijau memiliki karakteristik tumbuh pada suhu 15oC-20oC serta kelembaban udara berkisar 60%-80%. Jika suhu dan kelembaban udara berada di atas atau di bawah karakteristik tumbuh tanaman selada keriting hijau, maka proses pembibitan akan mengalami kegagalan. Maka dari itu, diperlukan suatu alat atau sistem yang dapat mengendalikan suhu maupun kelembaban udara. Sehingga pada penelitian ini penulis akan merancang suatu ruangan yang bisa mempertahankan suhu maupun kelembaban udara sesuai dengan karakteristik tanaman. Diharapkan dengan adanya ruangan pembibitan(plants house) dapat membuat kondisi lingkungan stabil sesuai dengan karakteristik tumbuh tanaman selada keriting hijau. Hasil dari penelitian didapatkan bahwa sistem sudah dapat membuat kelembaban udara di dalam plants house stabil antara 60% - 80%, akan tetapi suhu di dalam plants house stabil pada rentang 25oC – 38oC. Hasil pembibitan selada keriting hijau pada plants house kontrol memiliki perbedaan tinggi rata-rata 6.25 mm dibandingkan plants house konvensional. Pada panjang dan lebar daun di plants house konvensional memiliki perbedaan panjang rata-rata 0.67 mm dan lebar rata-rata 0.38 mm dibandingkan plants house kontrol.
Kata kunci: karakteristik tanaman, plants house, selada
References
[1] Marisca, L. (2015, February 6). Selada (Lactuca sativa L.). SIGNA. Retrieved October 6, 2020, from https://majalah.stfi.ac.id/selada-lactuca-sativa-l/
[2] Agrotek.id. (2019, November 6). Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Selada Keriting. Ilmu Pertanian. Retrieved February 15, 2021, from https://agrotek.id/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-selada-keriting/
[3] D. J. Hortikultura, “Statistik Ekspor Impor Hortikultura”, Kementrian Pertanian, 2021. Retrieved February 15, 2021, from http://database.pertanian.go.id/eksim2012/hasilimpornegaraasal.php
[4] Krisna, B., Susila Putra, E. E., Rogomulyo, R., & Kastono, D. (2017). Pengaruh Pengayaan Oksigen Dan Kalsium terhadap Pertumbuhan Akar Dan Hasil Selada Keriting (Lactuca sativa L.) pada Hidroponik Rakit Apung. Vegetalika, 6(4), 18. https://doi.org/10.22146/veg.30900
[5] BMKG. (n.d.). Prakiraan Cuaca. BMKG | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika. Retrieved October 6, 2020, from https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca-indonesia.bmkg?Prov=10&NamaProv=Jawa%20Barat
[6] Novinanto, A., & Setiawan, A. W. (2020). Pengaruh VARIASI sumber CAHAYA led TERHADAP PERTUMBUHAN Dan HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa Var. Crispa L) DENGAN SISTEM BUDIDAYA HIDROPONIK RAKIT APUNG. Agric, 31(2), 191-204.
[7] Nurdianna, D., Putri, R. B., & Harjoko, D. (2018). Penggunaan Beberapa Komposisi Spektrum led Pada Potensi Dan Hasil Hidroponik indoor
[8] Restiani, A. R., Triyono, S., Tusi, A., & Zahab, R. (2015). PENGARUH JENIS LAMPU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DALAM SISTEM HIDROPONIK INDOOR. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 4(3), 219-226.
[9] Ningsih, E. P. (2014). RESPON PENGGUNAAN MEDIA TANAM PADA PEMBIBITAN SELADA (Lactuca sativa L.). Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Desember 2014, 3(2), 111-116.
[10] Luthfi, M., Adriani, F., & Hafizah, N. (2019). Pengaruh Berbagai Komposisi media Tanam Hidroponik Sistem DFT pada Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). RAWA SAINS : JURNAL SAINS STIPER AMUNTAI, 9(2), 734-739. https://doi.org/10.36589/rs.v9i2.99
[11] Koyimah, S., & Sumarna. (2016). OTOMATISASI PENGENDALIAN KELEMBABAN UDARA PADA GREEN HOUSE UNTUK TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) DENGAN SISTEM TANAM HIDROPONIK. https://adoc.pub/otomatisasi-pengendalian-kelembaban-udara-pada-plant house-un.html
[12] Edi, S., & Bobihoe, J. (2010). BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi. http://jambi.litbang.pertanian.go.id/eng/images/PDF/bookletsayuran10.pdf



