Desain Dan Implementasi Alat Deteksi Kebocoran Pipa Air Menggunakan Sensor Pressure Transmitter Studi Kasus Pdam Kabupaten Madiun
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.17931Abstract
Abstrak
Air bersih merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang sangat penting, masyarakat pada umumnya. Terganggunya proses distribusi air tentunya akan mengakibatkan suatu masalah baru. Pada umumnya pengecekan kebocoran pipa dilakukan secara manual. Pada penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu alat yang berguna untuk monitoring tekanan air pada pipa distribusi serta mendeteksi letak kebocoran secara akurat dan tepat.Pendeteksian menggunakan sensor pressure transmitter dengan cara menggunakan dua buah sensor pressure transmitter yang diletakkan di beberapa titik. Sistem akan mendeteksi kebocoran dengan cara membandingkan tekanan pada sensor satu dan sensor lainnya. Sistem ini dilengkapi dengan sensor voltage dan sensor current ACS712 yang berguna untuk mengukur kapasitas aki dan mengukur arus yang dihasilkan oleh panel surya. Kemudian hasil dikirimkan melalui ESP8266 ke server. Pada Tugas Akhir ini didapat hasil bahwa sistem deteksi kebocoran menggunakan sensor pressure transmitter ketika jarak sensor terlalu dekat, maka sistem kurang efisien dalam mendeteksi kebocoran. Hal ini disebabkan karena jarak kedua sensor terlalu dekat. Sistem lebih efisien dalam mendeteksi kebocoran ketika kedua sensor memiliki selisih jarak yang jauh. Berdasarkan hasil pengujian dengan cara membandingkan nilai sensor dengan alat ukur konvensional rata – rata nilai error yang didapat sebesar 0.16%..
Kata Kunci: Deteksi Kebocoran, ESP8266, Pressure Transmitter
References
[1] Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya Balai Teknologi Air Minum, “Penurunan Kehilangan Air Faktor Penting Wujudkan 100% Akses Air Minum Layak,” 2020. http://ciptakarya.pu.go.id/satupintu/detail_berita-85 (accessed Oct. 23, 2021).
[2] P. A. Luthfiyyah, M. Ramdhani, S. Yuwono, M. Sc, and D. Ph, “PENDETEKSI KEBOCORAN DENGAN PERBANDINGAN DEBIT PADA JARINGAN PIPA PDAM BERBASIS IOT IOT-BASED LEAK DETECTOR USING DEBIT COMPARISON IN PDAM PIPELINES,” no. 1.
[3] T. S. Rianinda, M. Abdurohman, D. Informatika, U. Telkom, and D. Kolot, “Perancangan Prototipe Sistem Pemantau Kebocoran Pada Pipa Distribusi Air Menggunakan Protokol Zigbee / Ieee Design Prototype Monitoring System on Distribution Water Pipe Leakage Using Zigbee / Ieee 802 . 15 . 4 Protocol and M2M,” vol. 2, no. 2, pp. 1–9, 2015.
[4] “Upaya Menurunkan Angka Kehilangan Air PDAM - ITS News.” https://www.its.ac.id/news/2018/11/22/upaya-menurunkan-angka-kehilangan-air-pdam/ (accessed Oct. 29, 2021).
[5] Kementerian Pekerjaan umum Dan Perumahan Rakyat, “Panduan Pendampingan Sistem Peyediaan Air Minum (SPAM) Perpipaan Berbasis Masyarakat,” Direktorat Jenderal Cipta Karya, p. 32, 2016.
[6] A. Fitriandi, E. Komalasari, H. G.-J. R. dan, and undefined 2016, “Rancang Bangun Alat Monitoring Arus dan Tegangan Berbasis Mikrokontroler dengan SMS Gateway,” Academia.Edu, vol. 10, no. 2, 2016, [Online]. Available: https://www.academia.edu/download/52674667/215-260-1-PB.pdf.
[7] M. I. Hafidhin, A. Saputra, Y. Ramanto, and S. Samsugi, “Alat Penjemuran Ikan Asin Berbasis Mikrokontroler Arduino UNO,” J. Tek. dan Sist. Komput., vol. 1, no. 2, pp. 26–33, 2020, doi: 10.33365/jtikom.v1i2.210.
[8] R. H. Hardyanto, “Konsep Internet Of Things Pada Pembelajaran Berbasis Web,” J. Din. Inform., vol. 6, no. 1, pp. 87–97, 2017.
[9] R. Dini Barkah, “Simulasi Charge Discharge Model Baterai Lead Acid,” J. Ilmu dan Inov. Fis., vol. 3, no. 2, pp. 128–134, 2019, doi: 10.24198/jiif.v3i2.23257.
[10] “Discharge and battery capacity - Rebelcell.” https://www.rebel-cell.com/knowledge-base/the-discharge-and-capacity-of-batteries/ (accessed Jan. 09, 2022).
[11] R. Rijal Syah, “Rancang Bangun Alat Deteksi Kebocoran Pipa Distribusi Air Berbasis Sensor Tekanan dan Mikrokontroler,” 2018.
[12] J. P. R. Sorensen and A. S. Butcher, “Water level monitoring pressure transducers-a need for industry-wide standards,” Gr. Water Monit. Remediat., vol. 31, no. 4, pp. 56–62, 2011, doi: 10.1111/j.1745-6592.2011.01346.x.



