Pemodelan Antarmuka Dalam Bentuk Visualisasi Aplikasi Kartu Menuju Sehat Untuk Memantau Tumbuh Kembang Balita Menggunakan Goal Directed Design (gdd)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.18008

Abstract

Abstrak Kartu Menuju Sehat (KMS) merupakan media pencatatan tumbuh kembang balita di Posyandu yang masih menggunakan kertas. Tetapi, KMS seringkali hilang, rusak atau dibawa oleh kader posyandu. Posyandu Manggis, menggunakan KMS dan Whatsapp sebagai media untuk memantau tumbuh kembang anak. Tetapi, ibu balita sering tertinggal informasi dan kader mengalami keterlambatan pelaporan ke puskesmas. Beberapa ibu balita menggunakan aplikasi KMS untuk mengetahui kondisi gizi anaknya. Namun, pengguna bingung dengan pilihan tombol dan format pengisian data serta belum ada tampilan dari sisi kader posyandu. Sehingga dibutuhkan rekomendasi pemodelan antarmuka dengan target pengguna ibu balita dan kader posyandu untuk memantau tumbuh kembang balita. Dari permasalahan tersebut, antarmuka KMS perlu dirancang agar pengguna dapat memenuhi tujuannya tanpa merasa bingung. Peneliti menggunakan metode Goal-Directed Design (GDD) karena GDD dapat merancang antarmuka dengan tujuan yang terarah dengan mengidentifikasi tujuan dan kebutuhan dari pengguna. Model visualisasi antarmuka KMS dievaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian diperoleh skor 79.5 dengan grade B untuk kader posyandu dan 90 dengan grade A untuk ibu balita. Skor ini diperoleh karena terpenuhinya tujuan pengguna dengan fitur seperti kategorisasi informasi kegiatan posyandu sehingga lebih mudah diakses, mengetahui kondisi gizi balita, menyimpan riwayat tumbuh kembang balita, serta model tampilan forum diskusi yang dapat membantu pengguna bertukar informasi. Fitur tersebut memudahkan ibu balita dan kader posyandu untuk memantau tumbuh kembang balita. Kata kunci : Goal-Directed Design, KMS, System Usability Scale, Posyandu, User Interface

References

[1] A. G. Lazuardy, K. Afifah, H. Setiaji, I. P. Paputungan, and A. C. Kusumawati, “Perbandingan Implementasi Kartu Menuju Sehat Digital di Indonesia : Pelajaran dari Beberapa Aplikasi,” Semin. Nas. Inform. Medis, 2018.

[2] Kemenkes RI, “PMK No 2 Th 2020 tentang Standar Antropometri anak,” Menteri Kesehat. Republik Indones., vol. 21, no. 1, 2020.

[3] C. Sistiarani, E. Gamelia, and D. U. P. Sari, “Fungsi Pemanfaatan Buku KIA terhadap Pengetahuan Kesehatan Ibu dan Anak pada Ibu,” Kesmas Natl. Public Heal. J., vol. 8, no. 8, p. 353, 2014, doi: 10.21109/kesmas.v8i8.404.

[4] K. S. Wardhani, “Pengembangan Sistem Informasi Kartu Menuju Sehat Sebagai Alternatif Pengelolaan Posyandu Secara Digital,” Tugas Akhir, p. 161, 2014, [Online]. Available: https://eprints.uny.ac.id/20529/1/Kusumaningati Sulistya Wardhani-10520241007.pdf.

[5] A. Aditianti, E. Luciasari, Y. Perm anasari, E. D. Julianti, and M. Permana, “Studi Kualitatif Pelaksanaan Pemantauan Pertumbuhan Anak Balita Di Posyandu Di Kabupaten Bandung,” Penelit. Gizi dan Makanan (The J. Nutr. Food Res., vol. 41, no. 1, pp. 41–54, 2019, doi: 10.22435/pgm.v41i1.1859.

[6] D. D. Hoffman, “The Interface Theory of Perception,” Curr. Dir. Psychol. Sci., vol. 25, no. 3, 2016, doi: 10.1177/0963721416639702.

[7] P. W. Jordan and P. W. Jordan, “What is Usability?,” in An Introduction to Usability, 2020.

[8] I. P. Windasari and R. R. Yana, “Aplikasi Mobile Kartu Menuju Sehat (M-KMS ),” J. Sist. Komput., vol. 6, no. 2, 2016.

[9] A. Williams, “User-centered design, activity-centered design, and goal-directed design: A review of three methods for designing web applications,” SIGDOC’09 - Proc. 27th ACM Int. Conf. Des. Commun., pp. 1–8, 2009, doi: 10.1145/1621995.1621997.

[10] T. Mandel, “The elements of user interface design,” Star, 1997.

[11] A. NASER, “Perancangan User Interface Dan User Experience Halaman Website Program Studi Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Padang,” J. Skripsi, 2018.

[12] A. dan R. R. Cooper, “Goal-Directed Design : Merancang dengan tujuan yang terarah,” About Face 2.0 essentials Interact. Des., pp. 1–4, 2003.

[13] Z. Sharfina and H. B. Santoso, “An Indonesian adaptation of the System Usability Scale (SUS),” 2017, doi: 10.1109/ICACSIS.2016.7872776.

[14] “A Study on Mobile Application UI Design Components & Design Guidelines -Focused on the Google Material Design Guidelines-,” J. Digit. Converg., vol. 18, no. 5, 2020, doi: 10.14400/JDC.2020.18.5.417.

[15] “Freepik,” www.freepik.com.

[16] J. Nielsen, “Why you only need to test with 5 participants,” Alertbox, 2000.

[17] A. Bangor, T. Staff, P. Kortum, J. Miller, and T. Staff, “Determining what individual SUS scores mean: adding an adjective rating scale,” J. usability Stud., vol. 4, no. 3, pp. 114–123, 2009.

Downloads

Published

2022-06-01

Issue

Pages

1985-1995

Section

Program Studi S1 Informatika