Penggunaan Metode Glove Untuk Ekspansi Fitur Pada Analisis Sentimen Twitter Dengan Naïve Bayes Dan Support Vector Machine

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.18014

Abstract

Abstrak Analisis Sentimen merupakan cara untuk mengetahui opini publik terhadap suatu informasi. Berbagai metode dapat digunakan untuk memperoleh akurasi serta meningkatkan akurasi informasi yang didapat dari Analisis Sentimen. Untuk mendapatkan akurasi yang maksimal ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu pencarian baseline, penggunaan hyperparameter dan TFIDF, dan penggunaan Korpus. Penggunaan korpus yang tidak efektif karena ketidaksesuaian kosakata dapat menurunkan akurasi analisis sentimen. Oleh karena itu digunakan Metode GloVe dalam ekspansi fitur pada Korpus untuk mengatasi ketidasesuaian kosakata pada data yang kita miliki. Selain menggunakan Metode GloVe sebagai cara untuk mengekspannsi fitur, Support Vector Machine serta Naive Bayes juga digunakan sebagai Metode Klasifikasi. Hasil yang didapat dari penelitian yaitu perbandingan akurasi sebelum dan sesudah melakukan ketiga tahapan tersebut. Peningkatan yang diperoleh adalah sebesar 44% dan 54% dengan akurasi yang sebelumnya sebesar 0.5394 dan 0.5406 meningkat menjadi 0.7786 dan 0.8323 untuk Naïve Bayes dan Support Vector Machine. Kata kunci : analisis sentiment, feature expansion, GloVe. SVM, NB

References

[1] Herman, “Indonesia Masuk Lima Besar

Pengguna Twitter,”

https://www.beritasatu.com/, 2017.

http://www.beritasatu.com/digitallife/428591-indonesia-masuk- limabesarpengguna-twitter.html,.

[2] P. Fornacciari, M. Mordonini, and M.

Tomauiolo, “Social network and sentiment

analysis on twitter: Towards a combined

approach,” CEUR Workshop Proc., vol.

1489, no. January 2018, pp. 53–64, 2015.

[3] B. Liu, “Sentiment analysis and subjectivity,”

Handb. Nat. Lang. Process. Second Ed., pp.

627–666, 2010.

[4] E. B. Setiawan, D. H. Widyantoro, and K.

Surendro, “Feature expansion for sentiment

analysis in twitter,” Int. Conf. Electr. Eng.

Comput. Sci. Informatics, vol. 2018-Octob,

pp. 509–513, 2018, doi:

10.1109/EECSI.2018.8752851.

[5] E. B. Setiawan, D. H. Widyantoro, and K.

Surendro, “Feature expansion using word

embedding for tweet topic classification,”

Proceeding 2016 10th Int. Conf.

Telecommun. Syst. Serv. Appl. TSSA 2016

Spec. Issue Radar Technol., no. October,

2017, doi: 10.1109/TSSA.2016.7871085.

[6] Y. Watequlis Syaifudin and D. Puspitasari,

“Twitter Data Mining for Sentiment Analysis

on Peoples Feedback Against Government

Public Policy,” MATTER Int. J. Sci. Technol.,

vol. 3, no. 1, pp. 110–122, 2017, doi:

10.20319/mijst.2017.31.110122.

[7] W. W, W. Priatna, and J. Hidayat, “A

IMPLEMENTASI TERM FREQUENCY –

INVERSE DOCUMENT FREQUENCY

(TF-IDF) DAN VECTOR SPACE MODEL

(VSM) UNTUK PENCARIAN BERITA

BAHASA INDONESIA,” Pelita Teknol.,

vol. 14, no. 2, pp. 119–133, 2019, [Online].

Available:

https://jurnal.pelitabangsa.ac.id/index.php/pe

litatekno/article/view/237.

[8] C. D. M. Jeffrey Pennington, Richard Socher,

“GloVe: Global Vectors for Word

Representation.”

https://nlp.stanford.edu/projects/glove/.

[9] D. K. Srivastava and L. Bhambhu, “Data

classification using support vector machine,”

J. Theor. Appl. Inf. Technol., vol. 12, no. 1,

pp. 1–7, 2010.

[10] R. Ferdiana, F. Jatmiko, D. D. Purwanti, A.

S. T. Ayu, and W. F. Dicka, “Dataset

Indonesia untuk Analisis Sentimen,” J. Nas.

Tek. Elektro dan Teknol. Inf., vol. 8, no. 4, p.

334, 2019, doi: 10.22146/jnteti.v8i4.533.

Downloads

Published

2022-06-01

Issue

Pages

2008-2015

Section

Program Studi S1 Informatika