Perancangan User Interface Pada Aplikasi Edukasi Identifikasi Hoaks Untuk Remaja Penyandang Tunanetra Dengan Metode User Centered Design

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i3.18032

Abstract

Abstrak Masyarakat merasa kekurangan sosialisasi atau informasi tentang cara identifikasi hoaks, begitu pun dengan para penyandang tunanetra. Ditemukan permasalahan pada penyandang tunanetra diantaranya yaitu kesulitan mencari informasi edukasi identifikasi hoaks karena mereka kesulitan mengakses dan mempelajari edukasi identifikasi hoaks yang ada di internet. Kemudian mereka merasa membutuhkan platform lapor hoaks yang sudah disesuaikan aksesibilitasnya, setelah melakukan usability testing salah satu aplikasi lapor hoaks terdapat masalah usability yaitu mereka tidak bisa mengunggah foto di dalam form lapor hoaks, sehingga tidak bisa melaporkan hoaks. Berdasarkan permasalahan user interface di atas makadibuatlah model desain user interface yang lebih memperhatikan aksesibilitas untuk para penyandang tunanetra, model desain user interface ini berisi media edukasi identifikasi hoaks dan lapor hoaks yang dibuat dengan menggunakan metode User Centered Design, karena sistem yang dibangun akan berfokus pada user persona. Setelah perancangan akan dilakukan usability test kepada pengguna tunanetra menggunakan metode A/B Testing dan USE Questionnaire. Pemilihan 2 metode ini karena ingin mengukur lebih jauh nilai kemudahan dan kegunaan desain yang akan digunakan oleh pengguna. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukan bahwa dapat membantu remaja penyandang tunanetra dalam mencari informasi edukasi identifikasi hoaks dan dapat membantu menyediakan media lapor hoaks yang sudah disesuaikan aksesibilitasnya. Kata kunci : hoaks, tunanetra, usability, usability test, user centered design, A/B testing, USE questionnaire,user interface

References

[1] Bayu, A. (2019). “Generasi Muda

Diminta Aktif Kampanyekan Antihoaks”.

mediaindonesia.com.

[2] Jean-Pierre PETERS, C. T. (n.d.).

Embedded Reading Device for Blind People:

a User-Centred Design.

IEEE Computer Society, 1-6. doi: 1550-

5219/04.

[3] Yovita. (2017). ”TurnBackHoax,

Komunitas Online Anti Hoax di Indonesia”.

Retrieved from kominfo.go.id:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/879

1/turnbackhoax-komunitas-online-anti-hoaxdi- indonesia/0/sorotan_media

[4] WRIGHT, P. C. (1991). THE USE OF

THINK-ALOUD EVALUATION

METHODS I N. SIGHCI Bulletin,55-57.

[5] Ondrek Palacek, T. G. (2012). Toward a

Navigation system for Blind People : A

Wizard for Blind Sudy. 2-29.

[6] Muchamad Al Amin, D. J. (2017).

KLASIFIKASI KELOMPOK UMUR

MANUSIA BERDASARKAN ANALISIS

DIMENSI. Jurnal Ilmiah Matematika, 33-42.

ISSN 2301-9115.

[7] Fatkhurahman. (2018). KEMAMPUAN

MAHASISWA TEMPATAN MENILAI

BERITA PALSU ATAU "HOAX" DALAM

MEDIA SOSIAL DALAM UPAYA

PENGEMBANGAN JIWA

KEWIRAUSAHAAN. Jurnal Benefita, 417-

426.

[8] Sapurto, T. P. (2009). Perpustakaan Tuna

Netra Surakarta. Surakarta: Universitas

MuhammadiyahSurakarta.

[9] Pakpahan, R. (2017). ANALISIS

FENOMENA HOAX DIBERBAGAI

MEDIA. Konferensi Nasional Ilmu Sosial &

Teknologi (KNiST), 479-484. ISBN: 978-

602-61242-0-3.

[10] Juha Matero, M. K. (n.d.). The Standard

of User-Centered Design and the Standard.

53-60.

[11] Cooper, A. (2014). the essentials of

interaction design. John Wiley & Sons .

[12] Galitz, W. O. (2002). The Essential

Guide to User Interface Design. New York:

Wiley ComputerPublishing.

[13] Muhammad Adinata, I. L. (2014). A/B

Test Tools of Native Mobile Application.

IEEE, 1-6. doi:978-1-4799-7996-7/14

[14] Pratama, A. A. (2018). Analisis dan

Perancangan User Interface/User Experience

dengan Metode GoogleDesign Sprint dan A/B

Testing pada Website Startup QTaaruf. 1-271.

[15] Lund, A. (2001, Januari ). Measuring

Usability with the USE Questionnaire.

https://www.researchgate.net/publication/230

786746, 1-5.

[16] Syafrizal Wardhana, M. K. (2017). User

Interface Design Model For Parental Control.

IEEE, 1-6.doi:ISBN: 978-1-5090-4911-0

[17] Dr, P. Sugiyono. (2008). Metode

Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.

Bandung: CV. Alfabeta.

[18] Miysell, K. and Wasisto, J. (2020,

April). PRESEPSI MAHASISWA

PROGRAM STUDI ILMU

PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS

DIPONEGORO PADA PELUANG KERJA

INFORMATION PROFESSIONAL. Jurnal

Ilmu Perpustakaan Vol.9 No.2.

[19] B Priowibowo, V. E. (2020). Designing

user interface using user-centered design

method. IOP Conf. Series:

Materials Science and Engineering, 1-8.

doi:doi:10.1088/1757-899X/830/2/022092

[20] Henderi. (2016, Juni). OBJECT

ORIENTED MODELLING WITH UNIFIED

MODELING LANGUAGE (UML).

https://www.researchgate.net/publication/303

840922.

[21] Dharwiyanti, S and Wahono, R. S

(2003). Pengantar Unified Modeling

Language (UML).

IlmuKomputer.com.

[22] Merlen Prommann, T. Z. (2015).

Applying Hierarchical Task Analysis Method

to Discovery Layer Evaluation. Information

Technology and libraries Purdue University.

[23] Timm Romer, R. B. (2015). User

centered design of a cyber-physical support

solution for. 6th International Conference on

Applied Human Factors and Ergonomics

(AHFE 2015) and the Affiliated Conferences,

AHFE 2015, 456-463.

[24] Jeff Johnson, A. H. (2002). Conceptual

Models: Begin by Designing What to Design.

interactions, 25-32.

[25] Morson, S. (2014). Learn Design for iOS

Development. Apress.

[26] Sanchez, J. Saenz, M and Baloian, N.

(2007). Mobile Application Model for the

Blind. Departement of Computer Science

University of Chile, Springer, 527-536.

[27] Amirin, T. M. (2010, 11 1). skala likert

penggunaan dan analisis datanya. Diambil

kembali dari tatangmanguny.wordpress.com:

https://tatangmanguny.wordpress.com/2010/1

1/01/skala-likert- penggunaan-dan-analisisdatanya/

[28] Kominfo. (2017, 01 19).

glnsite/antisipasi-hoaks/. Diambil kembali

dari gln.kemendikbud.go.id:

https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/antisipasihoaks/

Downloads

Published

2022-06-01

Issue

Pages

2052-2064

Section

Program Studi S1 Informatika