Desain Sistem Pengukuran Respon Impuls Ruangan Dan Waktu Dengung Ruangan Dengan Multisensor
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18459Abstract
Abstrak— Respon impuls ruangan dapat menjadi salah satu parameter akustik dari suatu ruangan. Dari respon impuls dapat diamati pantulan-pantulan yang terjadi didalam ruangan yang diterima pada tiap posisi pendengar. Respon impuls ruangan dapat digambarkan dalam tingkat tekanan suara terhadap waktu. Dari penggambaran tersebut terlihat suara yang diterima tiap pendengar seperti suara langsung, pantulan awal, dan suara dengung. Respon impuls juga dapat digunakan untuk menghitung waktu dengung ruangan. Pengukuran waktu dengung ruangan harus memiliki berbagai titik perekaman agar dapat diketahui rata-rata waktu dengungnya. Pengukuran biasanya menggunakan satu buah mikrofon yang dipindah-pindahkan sesuai titik perekaman yang ditentukan. Cara tersebut dirasa memakan waktu yang cukup lama untuk ruangan yang sangat besar. Dengan menggunakan beberapa alat perekam sekaligus dalam satu kali eksitasi suara, akan lebih mempersingkat waktu pengukuran waktu dengung. Dalam penelitian ini penulis mengimplementasikan pengukuran respon impuls menggunakan sinyal sine sweep sebagai sinyal eksitasi ruangan. Perhitungan dekonvolusi antara sinyal inverse sine sweep dengan sinyal rekaman akan menghasilkan grafik impuls dari ruangan. Hasil impuls ini dapat dilanjutkan untuk mendapatkan harga waktu dengung ruangan menggunakan metode Schroeder. Hasil dari pengukuran di Masjid Syamsul Ulum didapat harga waktu dengung T60 = 0,705 detik, dan ruangan kelas N307 didapat T60 = 1,166 detik. Kata Kunci — respon impuls ruangan, waktu dengung, sine sweep.References
[1] “https://www.konsultasi-akustik.com/pengukuran-parameter-akustik-berdasarkan-iso-3382-1/.”
[2] SULAEMAN, “PENGUKURAN RESPON IMPULS PADA RUANGAN BERBASIS KOMPUTER,” 2008.
[3] Y. Wahyudin, “PENGUKURAN WAKTU DENGUNG RUANGAN BERBASIS KOMPUTER,” 2008.
[4] “https://www.mystudio.co.id/detail-blog-reverberation-time--waktu-dengung-parameter-wajib--43.html.”
[5] Music 318, “Impulse Response Measurement,” 2007.
[6] O. Binti, M. Rohmah, J. Fisika, F. Matematika, D. Ilmu, and P. Alam, “ANALISIS WAKTU DENGUNG (REVERBERATION TIME) PADA RUANG KULIAH B III.01 A FMIPA UNS SURAKARTA.”
[7] A. Gumelar, G. A. Pauzi, and A. Surtono, “Perancangan Instrumentasi Monitoring Kualitas Akustik Ruangan Berdasarkan Tingkat Tekanan Bunyi dan Waktu Dengung,” 2018.
[8] S. A. Rahman, “PELACAKAN SUMBER BUNYI BERGERAK BAWAH AIR BERDASARKAN ESTIMASI WAKTU TUNDA MENGGUNAKAN HYDROPHONE ARRAY,” Institut Teknologi Sepuluh November, 2016.
[9] H. C. Indrani, J. Arsitektur, T. Sipil, D. Perencanaan, J. T. Fisika, and T. Industri, “ANALISIS KINERJA AKUSTIK PADA RUANG AUDITORIUM MULTIFUNGSI Studi kasus: Auditorium Universitas Kristen Petra, Surabaya Sri Nastiti N. Ekasiwi Wiratno A. Asmoro.” [Online]. Available: http://puslit.petra.ac.id/journals/interior
[10] A. Farina, “Simultaneous Measurement of Impulse Response and Distortion with a Swept-Sine Technique. Simultaneous measurement of impulse response and distortion with a swept-sine technique.” [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/277293870
[11] J. Vanasse, A. Genovese, and A. Roginska, “Multichannel Impulse Response Measurements in MATLAB: An Update on ScanIR HoloDeck View project Ambisonic MEMS Mic View project Multichannel Impulse Response Measurements in MATLAB: An Update on ScanIR.” [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/336371006
[12] Barron, M. (1984). Impulse Testing Techniques for Auditoria. Applied Accoustics.



