Pengukuran Laju Respirasi Menggunakan Accelerometer Dan Gyroscope Pada Smartphone Berbasis Android

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18476

Abstract

Abstrak—Pengukuran laju respirasi merupakan salah satu bentuk penilaian fundamental terhadap kesehatan seseorang selain pengukuran laju denyut jantung maupun pengukuran tekanan darah. Kemudahan seseorang dalam melakukan suatu pengukuran laju respirasi merupakan tujuan dari penelitian ini dimana pengukuran dilakukan melalui smartphone berbasis android. Pengukuran laju respirasi dilakukan dengan meletakkan smartphone pada diafragma bagian kiri, tengah, dan kanan. Sensor accelerometer dan sensor gyroscope merekam perubahan percepatan serta posisi yang diakibatkan oleh pergerakan diafragma ketika pernapasan terjadi. Variational Mode Decomposition (VMD) adalah pengolahan sinyal yang digunakan pada penelitian ini. Cara kerja VMD yaitu dengan mendekomposisi sinyal menjadi beberapa modes (IMFs) yang kemudian dipilih modes dengan sinyal terbaik. Peak detection kemudian dilakukan untuk mendapatkan nilai dari respiration rate per minute (RPM). Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini merupakan data laju pernapasan dengan menggunakan metode Variational Mode Decomposition (VMD) yang mencapai nilai keakuratan sebesar 89,46% dalam pengukuran laju respirasi serta nilai presisi pengukuran sebesar 96,74%. Kata kunci— laju respirasi, variational mode decomposition, sensor accelerometer, sensor gyroscope, smartphone.

References

[1] M. A. Cretikos, R. Bellomo, K. Hillman, J. Chen, S. Finfer, and A. Flabouris, “Respiratory rate: The neglected vital sign,” Med. J. Aust., vol. 188, no. 11, pp. 657–659, 2008, doi: 10.5694/j.1326-5377.2008.tb01825.x.

[2] C. H. L. D. Umke et al., “H Eart R Ate and and C Ycling,” vol. 20, no. 3, pp. 601–607, 2006.

[3] G. Brüllmann, K. Fritsch, R. Thurnheer, and K. E. Bloch, “Respiratory monitoring by inductive plethysmography in unrestrained subjects using position sensor-adjusted calibration,” Respiration, vol. 79, no. 2, pp. 112–120, 2009, doi: 10.1159/000212117.

[4] I. S. M. . Vidi Rahman Alma, Wahyudi M.T, “Aplikasi Sensor Accelerometer Pada Deteksi Posisi,” no. March, 2016.

[5] W. A. Kusuma, Z. Sari, and A. T. Sari, “Sensor Fusion Accelerometer dan Gyroscope untuk Pengukuran Perubahan Kinematik Pergelangan Kaki,” Kinet. Game Technol. Inf. Syst. Comput. Network, Comput. Electron. Control, vol. 1, no. 1, pp. 17–22, 2018, doi: 10.22219/kinetik.v1i1.8.

[6] U. Maji and S. Pal, “Empirical mode decomposition vs. variational mode decomposition on ECG signal processing: A comparative study,” 2016 Int. Conf. Adv. Comput. Commun. Informatics, ICACCI 2016, pp. 1129–1134, 2016, doi: 10.1109/ICACCI.2016.7732196.

Downloads

Published

2022-10-01

Issue

Pages

2161-2166

Section

Program Studi S1 Teknik Elektro