Simulasi Optimasi Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida Di Pulau Nusa Penida Menggunakan Aplikasi Homer

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18511

Abstract

Abstrak— Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas wilayah sekitar 1.904.569 km2 dan garis pantai sepanjang 54.716 km. Pada Era Industri 4.0 ini, Energi Listrik merupakan kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat untuk menunjang segala aktivitas dan kehidupan mereka. Salah satu pulau yang masih belum dialiri listrik secara maksimal yaitu Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Pada penelitian ini penulis membuat suatu sistem simulasi pembangkit listrik tenaga hybrid di pulau Nusa Penida. Sistem ini merupakan gabungan dari pembangkit listrik tenaga bayu, dan pembangkit listrik tenaga surya menggunakan software HOMER Dalam penelitian ini menghasilkan opsi PLTH (Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid) optimal yang berpotensi dapat dibangun di wilayah Kecamatan Nusa Penida, yaitu berkapasitas 11,9 MW, PLTS berkapasitas 3,5 MW, BESS berkapasitas 3 MW, dan berkapasitas 4 MW. Berdasarkan total hasil analisis perhitungan biaya energi yang telah didapatkan dari PLTH, hasil LCC sebesar $62.358.890, PBP menunjukkan bahwa dibutuhkan waktu selama 11,6 tahun untuk mengembalikan modal investasi keseluruhan. Kemudian perhitungan analisis kelayakan investasi yang telah dilakukan, menunjukkan nilai NPV sebesar $35.589.268,96. Nilai Profit Index adalah 7,53, dan nilai IRR 37,38%. Dengan seluruh hasil tersebut, menunjukkan bahwa pembangunan PLTH yang ada di Nusa Penida dapat memberikan keuntungan. Kata kunci— pulau nusa penida, pembangkit listrik tenaga hybrid, homer

References

[1] Suharto, “Pengembangan alliances,” Univ. Indones., pp. 1–12, 2009.

[2] D. Hidayanti and G. Dewangga, “Rancang Bangun Pembangkit Hybrid Tenaga Angin dan Surya dengan Penggerak Otomatis pada Panel Surya,” Eksergi, vol. 15, no. 3, p. 93, 2020, doi: 10.32497/eksergi. v15i3.1784.

[3] M. F. Fikri, R. A. A. R, and C. Hudaya, “Studi Optimasi Pembangkit Listrik Berbasis Energi Terbarukan pada Sistem Kelistrikan Pulau Nusa Penida Bali,” Sent. 2018 Semin. Nas. Tek. Elektro 2018, pp. 265–275, 2018.

[4] Kementerian ESDM, “Bahan ditjen ketenagalistrikan,” 2020.

[5] Herlina, “Analisa Dampak Lingkungan Terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida,” pp. 4–25, 2009.

[6] H. Ananta and S. Purbawanto, “Model Pembangkit Listrik Tenaga Angin Dan Surya Skala Kecil Untuk Daerah Perbukitan,” Sainteknol, vol. 12, no. 1, pp. 16–22, 2014, doi: 10.15294/sainteknol. v12i1.5422.

[7] B. A. B. Vii and K. Dasar, “Inverter 2010,” pp. 70–76, 2010, [Online]. Available: http://www.pdfzilla.com/.

[8] W. D. Hill, “Battery,” English J., vol. 69, no. 5, p. 55, 1980, doi: 10.2307/817656.

[9] Y. A. Nugroho, “Analisis Tekno-Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Di PT Pertamina ( Persero ) Unit Pengolahan IV Cilacap,” IEA Clean Coal Cent., vol. 11, no. 9, p. Issue 18-4, 2016, [Online]. Available: http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-12820-Presentation.pdf.

[10] Kunaifi, “Program Homer Untuk Studi Kelayakan Pembangkit Listrik Hibrida di Provinsi Riau,” Semin. Nas. Inform. 2010 (semnasIF 2010) UPN” Veteran” Yogyakarta, 22 Mei 2010, vol. 2010, no. semnasIF, pp. 18–27, 2010.

[11] I. Razak, “Studi Kelayakan Pemasangan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Tenaga Hybrid (Studi Kasus: Desa Gadingsari, Dusun Wonoroto, Bantul),” 2019, [Online]. Available: https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/13531.

[12] G. Alvianingsih and J. C. H. Simanjuntak, “Analisis Tekno-Ekonomi Hibrid Sistem PLTD PLTS Di Pulau Gersik, Belitung Menggunakan Perangkat Lunak Homer,” Sutet, vol. 11, no. 1, pp. 1–12, 2021, doi: 10.33322/sutet. v11i1.1372.

[13] M. El Zein and G. Gebresenbet, “Investigating off-grid systems for a mobile automated milking facility,” Heliyon, vol. 7, no. 4, p. e06630, 2021, doi: 10.1016/j.heliyon. 2021.e06630.

[14] “HOMER Pro - Microgrid Software for Designing Optimized Hybrid Power Plant.” https://www.homerenergy.com/products/pro/index.html (accessed Sep. 15, 2022).

Downloads

Published

2022-10-01

Issue

Pages

2429-2435

Section

Program Studi S1 Teknik Elektro