Perancangan Jaringan Akses Fiber To The Home (FTTH) Dengan Teknologi 10 Gigabit Capable Passive Optical Network (XG-PON) Di Perumahan Private Housing Cluster Plemburan Yogyakarta

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i6.19065

Abstract

Abstrak— Perumahan Private Housing Cluster Plemburan Yogyakarta merupakan rumah yang sedang dalam tahap pembangunan, belum tersedia jaringan FTTH, Penelitian ini menghitung kelayakan jaringan dan kinerja desain jaringan FTTH untuk diterapkan dalam pembangunan perumahan Private Housing Cluster Plemburan Yogyakarta. Perhitungan redaman Link Power Budget downstream secara manual menghasilkan nilai downstream terdekat dengan nilai 23,2443 dB dan Prx sebesar -23,2443 dBm. Downstream terjauh dengan nilai 23,2751 dB dan Prx sebesar -23,2751 dBm. Perhitungan redaman Link Power Budget upstream secara manual menghasilkan nilai upstream terdekat dengan nilai 23,649 dB dan Prx sebesar -24,649 dBm. Upstream terjauh dengan nilai 23,693 dB dan Prx sebesar -24,693 dBm. Nilai RTB, diperoleh nilai waktu batasan sebesar 0,07 ns untuk pengkodean NRZ, 0,035 ns untuk pengkodean RZ untuk link downstream, sedangkan untuk link upstream nilai waktu batasan 0,28 ns untuk pengkodean NRZ, dan 0,14 ns untuk pengkodean RZ. Link downstream terjauh 0,06803691 ns, link upstream terjauh 0,062775 ns. Hasil RTB menghasilkan nilai yang memenuhi standar dari waktu batasan masing-masing pengkodean. Dari keseluruhan hasil perhitungan telah memenuhi standarisasi ITU-T G.987.2 dengan ketentuan hasil LPB dengan batas redaman total 28 dB, Prx dengan batas daya terima minimum sebesar -28 untuk downstream dB dan -27,5 untuk upstream, SNR > 22, nilai Q-Factor > 6 dan nilai BER < 10-9. Kata kunci— FTTH, XG-PON, LPB, RTB, BER

References

[1] Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI,

Penggunaan Internat di Indonesia,

https://aptika.kominfo.go.id/2019/08/penggunaaninternet-di-indonesia/, [diakses pada 19 November

2021,15:30:15 WIB]

[2] Bougart, Fabrice, Optical Access Transmission:

XG-PON system aspects, presented at FTTH

Conference 2010 ITU-T Standardization: from GPON to 10G XG-PON, Lisbon, France, 2010.

[3] Laboratorium Sistem Komunikasi Serat Optik,

Modul Drafter 2016, Universitas Telkom, 2016.

[4] ITU-T Recommendation G.987.2, 10-Gigabitcapable passive optical network (XG-PON)

systems: Definitions, abbreviations and acronyms,

Amd.1, Agustus 2017.

[5] Hantoro, Gunadi Dwi, Karyada, Fiber Optic:

Teknologi, Material, Instalasi, dan Implementasi,

Bandung: Informatika Bandung, 2015.

[6] Dewi, Arita, Perancangan Aplikasi Google Earth

Sebagai Media Pembelajaran Geografis

menggunakan Metode Image Enchancement,

Simposium Nasional RAPI XIII- 2014 FT UMS,

2014.

ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.8, No.6 Desember 2022 | Page 3616

[7] OptiWave, Opti System: Optical Communication

System and Amplifier Design Software, 2009.

[8] Khoirul, Amri, Perancangan Jaringan Fiber to the

Home (FTTH) dengan Teknologi Gigabit Passive

Downloads

Published

2022-12-01

Issue

Pages

3611-3617

Section

Program Studi S1 Teknik Telekomunikasi