Ector Application : Aplikasi Terintegrasi Alat Pendeteksi Gempa dan Cuaca Terkini

Authors

Abstract

Gempa bumi sering terjadi di Indonesia, hal ini dikarenakan Indonesia terletak tiga lempeng tektonik besar yaitu Australia, Eurasia dan Pasifik. Gempa bumi yang terjadi mengakibatkan banyaknya korban jiwa, kerusakan bangunan dan ancaman dampak sekunder. Sehingga dibutuhkannya sistem peringatan gempa bumi agar daerah penduduk bencana gempa bumi lebih berantisipasi. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah diperlukan suatu alat yang dapat mendeteksi, dapat dimonitoring dan terdapat perangkat peringatan untuk memberikan peringatan ketika terjadi adanya gempa bumi. Earthquake Detector System merupakan sistem pendeteksi maupun otomatisasi rumah pada bencana gempa bumi yang telah terjadi. Sistem ini dilengkapi dengan Ector Application yang digunakan untuk aplikasi monitoring dan peringatan notifikasi pada aplikasi ketika terjadinya gempa. Data yang dimonitoring merupakan data hasil pengolahan alat Earthquake Detector System. Berdasarkan hasil implementasi dari Ector Application, aplikasi ini dapat memberikan notifikasi dengan delay sebesar 00:00:02 s atau 2 detik. Dalam pengujian usability, total storage yang digunakan pada aplikasi ini yaitu sebesar 18,74 pada Xiaomi Redmi 12 dan 18,17 MB pada Samsung A03 MB dengan storage awal pada peng-installan yaitu 8,5 MB.

Kata kunci— Earthquake, Detector, Application, Ector

References

H. Hadi, S. Agustina, and A. Subhani,

B. N. P. B. (BNPB),

Indonesia (DIBI),= Badan Nasional Penanggulangan

Bencana (BNPB), 2021. -dibi.bnpb.go.id/ (accessed Nov. 12, 2022).

Widyaiswara Madya,

Terhadap Bencana Gempa Bumi di Lingkungan Pusat

Pendidikan dan Pelatihan Badan Meteorologi

Klimatologi dan Geofisika,= J. BMKG, vol. 3, no. 2, pp. 22-31, 2021, [Online]. Available: -ejournal.pusdiklat.bmkg.go.id/index.php/climago/article

/view/36%0A-ejournal.pusdiklat.bmkg.go.id/index.php/climago/article

/download/36/28.

A. Datumaya, W. Sumari, S. Purwo Nugroho, and T. N. Addin, Pengurangan Risiko Bencana Gempa BumiTsunami Di Pangkalan Tni Au Padang Akibat

Megathrust Mentawai Disaster Risk Reduction of Tsunami Earthquake in Indonesian Air Force Base of Padang As a Result of Mentawai Megathrust, vol. 6, no. 1. 2016.

A. Haviz Fajri, M. Ary Murti, and R. Ardianto Priramadhi,

C. K. Ardhi, M. A. Murti, and R. Nugraha,

A. R. H. Hussein,

Comput. Sci. Appl., vol. 10, no. 6, pp. 77-82, 2019, doi: 10.14569/ijacsa.2019.0100611.

D. N. Rohmat, M. I. Arsyad, and E. Kurniawan,

Menggunakan Sensor ADXL345 Berbasis Matlab,= J.

Teknol. Rekayasa Tek. Mesin, vol. 3, no. 1, pp. 15-19,

R. Kurniawati and M. A. Murti,

Penggunaan Sensor untuk Sistem Deteksi Gempa,=

Proc. Ser. Phys. Form. Sci., vol. 1, pp. 1-7, 2021, doi: 30595/pspfs.v1i.126.

M. Fauzi and Mussadun, "Dampak Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami Di Kawasan Pesisir Lere," J.

Pembang. Wil. dan Kota, vol. 17, no. 1, pp. 16-24,

C. Mishra and D. L. Gupta,

Artif. Intell., vol. 6, no. 2, p. 66, 2017, doi: 11591/ijai.v6.i2.pp66-73.

A. Y. Saleh and L. K. Xian,

N. Narvekar,

A. Jefiza,

Accelerom., vol. 87, p. 111, 2017.

D. Putri, P. Rais, and E. B. Setiawan,

H. Puspasari and W. Puspita,

Published

2024-06-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Komputer