Perancangan Canting Elektrik Pada Pembuatan Batik Tulis Dengan Metode Quality Function Deployment (QFD)
Abstract
Abstrak — Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pusat Pelayanan Sosial (PPS) Graha Harapan Difabel (GHD), Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, merupakan tempat pengembangan potensi penyandang difabel dengan beragam program pelatihan keterampilan, salah satunya adalah produksi batik. Produksi kain batik teman-teman difabel di GHD mengalami suatu masalah mendasar yaitu pembuatan batik saat ini masih dilakukan secara konventional (canting biasa, dan kompor) dan juga memiliki masalah pada saat penggunaan canting elektrik. Salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan pembuatan batik secara konvensional adalah dengan mengembangkan canting elektrik. Canting elektrik dapat digunakan untuk menggores lilin malam secara cepat dan mudah. Hal ini dapat mengurangi waktu dan biaya pembuatan batik. Pengembangan canting elektrik dapat dilakukan dengan menggunakan metode quality function deployment (QFD). QFD merupakan metode pengembangan produk yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen. Pengembangan canting elektrik menggunakan QFD dapat menciptakan canting elektrik yang dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Hal ini dapat meningkatkan kualitas dan efisien dalam membuat batik.
Kata Kunci : Batik, Canting Elektrik, Pengembangan Produk, Quality Function Deployment, Konsumen
References
[1] Ambady, N., & Rosenthal, R. (1992). Thin Slices of Expressive Behavior as Predictors of Interpersonal Consequences: A Meta-Analysis. Psychological Bulletin, 111, 256-274.
[2] Crawford, Merle dan Anthony Di Benedetto (2003). New Products Management. 7th Edition. McGraw Hill, Singapore.
[3] Ficalora, J. P., & Cohen, L. (2010). Quality Function Deployment and Six Sigma (2nd ed.). Pearson Education. Hamzuri 1985 Batik Klasik. Djambatan: Jakarta.
[4] Kotler, Philip., Keller, K. Lane., & Chernev, Alexander. (2022). Marketing Management. Pearson Education Limited.
[5] Prasetyo, Anindito. 2010. Batik Karya Agung Warisan Budaya Dunia. Yogyakarta: Pura Pustaka. Prasetyowibowo, B. (2000). Evaluasi Ergonomis dalam Desain, FTSP – FTI. ITS. Surabaya.
[6] Samsi, Sri Soedewi. 2007. Teknik dan Ragam Hias Batik. Yogyakarta.
[7] Sewan Soesanto 1980 Seni Kerajinan Batik Indonesia, Balai Penelitian Batik dan Kerajinan. Jogjakarta: Lembaga Penelitian Industri, Departemen
[8] Perindustrian RI.
[9] Simamora, Henry. 2000. Manajemen Pemasaran Internasional. Jakarta: Salemba Empat
[10] Soerjanto. 1985. Sana Budaya. Yogyakarta: Museum Sonobudoyo Yogyakarta.
[11] Warsito, 2008, Sejarah Batik Indonesia, Sarana Panca Karya Nusa (SPKN): Jakarta



