Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Hama Dan Penyakit Kentang Menggunakan Metode Forward Chaining
Abstract
Sistem pakar merupakan program komputer yang berisi pengetahuan dari pakar dalam bidangnya. Sistem pakar diaplikasikan pada berbagai bidang, salah satunya pada bidang pertanian. Kentang merupakan salah satu komoditas terbesar di Indonesia dan banyak dicari oleh konsumen. Produksi kentang selama ini cukup stabil, walaupun setiap tahunnya terkadang naik dan turun. Salah satu faktor penyebab penurunan produksi kentang adalah terserangnya hama dan penyakit pada tanaman kentang. Seiring berkembangnya zaman, perkembangan teknologi sudah sampai pada bidang pertanian. Pemanfaatan teknologi sangat membantu menyelesaikan pekerjaan dan mengambil keputusan. Dalam hal ini pendapat pakar bidang pertanian diperlukan untuk memberi literasi dan edukasi bagi para petani pemula tentang jenis hama dan penyakit, gejala, serta cara penanganannya. Namun, tidak semua daerah memiliki pakar dibidang pertanian, oleh karenanya peneliti membuat sebuah sistem pakar diagnosis penyakit dan hama tanaman kentang berbasis website berdasarkan pendapat ahli pakar. Hasilnya peneliti berhasil membuat sebuah website sistem pakar menggunakan metode forward chaining. Fitur utama website yaitu konsultasi dan hasil diagnosis, dengan dilakukan pengujian akurasi menggunakan confusion matrix dengan menguji pada 26 rule, dan dari 26 rule, hasil 3 kurang sesuai dan 23 rule dinilai sesuai yang menghasilkan akurasi sistem sebesar 88%. Kata kunci— confusion matrix, forward chaining, kentang, rule, sistem pakar
References
[1] Admin Distan. (2015).
pada 5 September 2022.
https://distan.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/jenis
-jenis-kentang-57
[2] Achmad Dwi Nugroho dkk. (2018).
Penyakit Tanaman Kentang Menggunakan Metode Fuzzy
Tsukamoto (Studi Kasus Pada Balai Pengkajian Terkonologi
Pertanian Kota Malang)=. Jurnal Pengembangan Teknologi
Informasi dan Ilmu Komputer, 2(11), 5853-5854.
[3] Cucu Oktaviana dan Dini Destiani Siti Fatimah. (2017).
Hama Tanaman Kentang=. Jurnal Algoritma Sekolah Tinggi
Teknologi Garut, 14(1), 51-53.
[4] Aldo Rio Prayoga dkk. (2021).
Penyakit dan Hama Tanaman Pepaya Menggunakan Metode
Forward Chaining dan Naïve Bayes=. Jurnal Sains Komputer
dan Informatika, 5(2), 781-783.
[5] Nur Aini Hutagalung. (2018).
Penyakit Pada Tanaman Kentang Menggunakan Metode
Dampster-Shafer=. JSK (Jurnal Sistem Informasi dan
Komputerisasi Akuntansi), 2(1), 33-35.
[6] Adi Sucipto dkk. (2020).
Chaining untuk Mendiagnosa Penyakit Tanaman Sawi=.
Informatics Jurnal, 5(3), 113-115.
[7] Dona Marcelina dkk. (2022).
Forward Cahining pada sistem Pakar Identifikasi Penyakit
Tanaman Kelapa Sawit=. Jurnal Ilmiah Informatika Global,
13(2), 107-112.
[8] Ismiya Nurhayati dkk. (2022).
Hama dan Penyakit Tanaman Bonsai Menggunakan Metode
Forward Chaining=. Jurnal Algoritme, 3(1), 71-74.
[9] Andi Riansyah dkk. (2021).
Metode Forward Chaining untuk
Diagnosa Hama dan Penyakit Tanaman Padi=. Sultan Agung
Fundamental Research Journal, 2(2), 103-110.
[10] Sinta Agustina. (2017).
Hitam, inilah 5 Jenis Kenatng yang Wajib diketahui=.
Diakses pada 8 September 2022.
[11] Corteva. (2020).
Kentang=. Diakses pada 8 September 2022.
https://www.corteva.id/berita/Hama-dan-Penyakit-padaTanaman-Kentang.html
[12] Damaiyanti Simamora dan Jonson Manarung. (2022).
Teh Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining=.
Jurnal Teknik Informatika, Manajemen dan Bisnis Digital,
1(2), 31-36.
[13] Alivia Yulfitri dan YunitaFauzia A, (2020).
Sistem Pendukung Keputusan menggunakan Black Box
Testing Studi Kasus E-Wisudawan Di Institut Sains dan
Teknologi Al-Kamal=, 5(1), 42-44.
[19] Joko Sutrisno dan Very Karnadi. (2021).
Pendukung Pembelajaran Bahasa Inggris menggunakan
Media Lagu Berbasis Android=. JURNAL COMASIE, 4(6),
34-35.
[14] Ni Made Satvika I. (2015).
StarUML Berdasarkan Faktor Kualitas McCall=.
ULTIMATICS, 7(1), 73-75.



