Enterprise Architecture Pada Divisi LPPM STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya Menggunakan Framework TOGAF ADM 9.2
Abstract
Perubahan lingkungan global mendorong organisasi untuk meningkatkan efisiensi melalui pemanfaatan sistem informasi (SI). Dalam perguruan tinggi, SI berperan dalam mendukung administrasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat. STAI Ali Bin Abi Thalib menghadapi tantangan dalam pengelolaan LPPM yang masih bersifat manual, menghambat efisiensi dan evaluasi. Selain itu, belum adanya Enterprise Architecture (EA) menyebabkan kesenjangan antara proses bisnis dan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan merancang EA yang selaras dengan Rencana Strategis STAI Ali Bin Abi Thalib 2026 menggunakan TOGAF ADM 9.2. Fokus penelitian meliputi enam fase utama untuk menghasilkan dokumen EA yang mendukung integrasi data, efisiensi proses bisnis, serta pengambilan keputusan strategis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola institusi dan memenuhi standar akreditasi perguruan tinggi.
Kata kunci : Enterprise Architecture, Sistem Informasi dan Teknologi informasi, The Open Group Architecture Framework - Architecture Development Method (TOGAF ADM), Strategi Digital Perguruan Tinggi, Divisi LPPM.
References
[1] S. Herman, A. Amalia Nur Fajrillah, and R. Andreswari, “PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA FUNGSI REKAM MEDIS RUMAH SAKIT DENGAN PENDEKATAN TOGAF ADM ENTERPRISE ARCHITECTURE DESIGN OF HOSPITAL MEDICAL RECORDS FUNCTION USING TOGAF ADM,” 2017.
[2] Mk. Anam, T. Nasution, S. Erlinda, and L. Efrizoni, “The Analysis and Optimization of Business Processes for Students in Higher Education Based on Togaf 9.2,” Scientific Journal of Informatics, vol. 8, no. 2, 2021, doi: 10.15294/sji.v8i1.29952.
[3] B. Noranita, D. Nugraheni, and Y. Nurhayati, “Business architecture and information system architecture design in savings and payment unit Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Diponegoro University using TOGAF 9 framework,” J Phys Conf Ser, vol. 1943, p. 012105, Jul. 2021, doi: 10.1088/1742-6596/1943/1/012105.
[4] F. M. Silaen and I. A. Mastan, “Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf (Studi Kasus: SMA Maria Mediatrix),” JBASE - Journal of Business and Audit Information Systems, vol. 4, no. 2, Oct. 2021, doi: 10.30813/jbase.v4i2.3002.
[5] P. Arif, B. Santosa, and D. I. Sensuse, “Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan TOGAF: Studi Kasus di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Designing Enterprise Architecture Using TOGAF: A Case Study of Directorate General of Population and Civil Registration,” Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi, vol. 22, no. 2, pp. 223–238, doi: 10.33164/iptekkom.22.2.2020.223-238.
[6] D. T. Yulianti, A. Adelia, T. Gantini, and G. G. T. Kesumah, “Penerapan Phase E TOGAF 9.1 pada Rencana Migrasi Sistem,” Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 9, no. 1, Apr. 2023, doi: 10.28932/jutisi.v9i1.5709.
[7] D. T. Yulianti, A. Adelia, T. Gantini, and G. G. T. Kesumah, “Penerapan Phase E TOGAF 9.1 pada Rencana Migrasi Sistem,” Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi, vol. 9, no. 1, Apr. 2023, doi: 10.28932/jutisi.v9i1.5709.



