Implementasi DTN Sebagai Solusi Komunikasi Di Desa Terpencil
Abstract
Daerah dengan infrastruktur telekomunikasi yang terbatas sering mengalami kesulitan dalam mengakses layanan komunikasi yang andal dan efisien. Penelitian ini membahas pengembangan solusi komunikasi berbasis teknologi alternatif untuk mengatasi tantangan tersebut. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi Delay Tolerant Network (DTN) sebagai metode penyediaan konektivitas di wilayah dengan infrastruktur terbatas. Metodologi yang digunakan mencakup perancangan sistem komunikasi berbasis DTN serta pengujian performa sistem dalam simulasi lingkungan dengan infrastruktur rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi yang dikembangkan mampu meningkatkan aksesibilitas komunikasi secara signifikan dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur telekomunikasi di daerah terpencil serta menjadi dasar bagi inovasi teknologi lebih lanjut di masa depan. Kata kunci — Konektivitas, Infrastruktur Telekomunikasi, Delay Tolerant Network (DTN), Daerah Terpencil, Teknologi Alternatif
References
H. Subiakto, “Internet untuk pedesaan dan pemanfaatannya bagi masyarakat The usage of internet for the village and villagers.”
S. Desy Siswanti, J. Raya Palembang - Prabumulih Km, and S. Selatan, “Pengembangan
Sistem Aplikasi Pengiriman Data Daerah Terpencil Berbasis Delay Tolerant Network,” 2013.
debian.org, “Debian “bookworm” Release
Information” [Online]: https://www.debian.org/releases/bookworm/.
osboxes.org, “Download link for Osboxes
Ubuntu 20.04.4,” [Online]: https://www.osboxes.org/ubuntu/#ubuntu-20-04-4- vbox. wireshark.org, “ About Wireshark”
[Online]:https://www.wireshark.org/about.html.
dtn7, “Disruption-Tolerant Networking Implementations of the Bundle Protocol 7”
[Online]:https://dtn7.github.io/.



