Analisis Performansi OSPF Dan IS-IS Pada Jaringan IPv4 Menggunakan Free Range Routing
Abstract
Di era globalisasi saat ini, hampir semua orang menggunakan komputer untuk berkomunikasi, dan jaringan komputer semakin luas, menyebabkan lalu lintas yang kacau. Protokol routing memiliki kemampuan untuk mengatur lalu lintas agar lebih terarah. Protocol OSPF dan IS-IS termasuk dalam jenis routing dinamis, dan GNS3 (Graphical Network Simulator 3) digunakan untuk membuat dan mengkonfigurasi routing ini menggunakan IPv4. Penelitian ini menganalisis kinerja dua protokol routing utama dalam lingkungan jaringan IPv4 dengan menggunakan platform Free Range Routing. Untuk menemukan rute pengiriman data terbaik di jaringan komputer, protokol seperti OSPF (Open Shortest Path First) dan IS-IS digunakan. Metode untuk mengevaluasi kualitas layanan jaringan dikenal sebagai Quality of Service (QoS). Dalam studi ini, enam router Free Range Routing terhubung satu sama lain. Alpine Linux digunakan sebagai server dan client, dan sudah terinstall iPerf3. iPerf3 digunakan untuk menguji pengiriman paket data; data yang dikirim berupa paket TCP dan UDP dengan besaran 512Mb, 1024Mb dan 1536Mb dengan pengiriman data dilakukan sepuluh kali untuk setiap beban data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa routing OSPF secara keseluruhan memiliki nilai QoS yang baik dibandingkan dengan routing IS-IS. Kata Kunci : IPv4, IS-IS, OSPF, Routing, Qos.
References
[1] M. N. Perdana and M. Pranata, “Analisis performansi routing protocol RIPv2 dan EIGRP menggunakan FRRouting,” INFOTECH J. Inform. Teknol., vol. 4, no. 2, pp. 168–178, 2023.
[2] S. Amuda, M. F. Mulya, and F. I. Kurniadi, “Analisis dan Perancangan Simulasi Perbandingan Kinerja Jaringan Komputer Menggunakan Metode Protokol Routing Statis, Open Shortest Path First (OSPF) dan Border Gateway Protocol (BGP) (Studi Kasus Tanri Abeng University),” J. SISKOM-KB (Sistem Komput. dan Kecerdasan Buatan), vol. 4, no. 2, pp. 53–63, 2021.
[3] K. Kurniawan and A. Prihanto, “Analisis Quality Of Service (QoS) Pada Routing Protocol Routing OSPF (Open Short Path First),” J. Informatics Comput. Sci., vol. 3, no. 03, pp. 358–365, 2022.
[4] Supriyatno, Jupriyadi, S. Ahdan, and S. Dadi Riskiono, “Perbandingan Kinerja Rip Dan Ospf Pada Topologi Mesh Menggunakan Cisco Packet Tracer,” TELEFORTECH J. Telemat. Inf. Technol., vol. 1, no. 1, pp. 1–8, 2020.
[5] P. Muhammad, P. H. Trisnawan, and K. Amron, “Analisis Perbandingan Kinerja Protokol Routing OSPF, RIP, EIGRP, dan IS-IS,” It J. Res. Dev., vol. 3, no. 2, pp. 10780–10787, 2019.
[6] D. Mualfah, G. M. Putra, and R. Firdaus, “ANALISIS PERBANDINGAN IPv4 DENGAN IPv6 PENGGUNAAN CCTV BERBASIS AREA TRAFFICT CONTROL SECURITY (ATCS),” J. Softw. Eng. Inf. Syst., vol. 2, no. 1, pp. 124–128, 2021.
[7] W. S. Jati, H. Nurwasito, and M. Data, “Perbandingan Kinerja Protocol Routing Open Shortest Path First (OSPF) dan Routing Information Protocol (RIP) Menggunakan Simulator Cisco Packet Tracer,” J. Pengemb. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., vol. 2, no. 8, pp. 2442–2448, 2018.
[8] Mardianto, “Analisis Quality Of Service (QoS) pada Jaringan VPN dan MPLS VPN Menggunakan GNS3,” J. Sains dan Inform., vol. 5, no. 2, pp. 98–107, 2019.
[9] P. R. Utami, “Analisis Perbandingan Quality of Service Jaringan Internet Berbasis Wireless Pada Layanan Internet Service Provider (Isp) Indihome Dan First Media,” J. Ilm. Teknol. dan Rekayasa, vol. 25, no. 2, pp. 125–137, 2020, doi: 10.35760/tr.2020.v25i2.2723.
[10] A. Turmudi and F. Abdul Majid, “Analisis QoS (Quality Of Service) Dengan Metode Traffi Shaping Pada jaringan Interent ( Studi Kasus : PT Toyonaga Indonesia),” Sigma, vol. 9, no. 4, pp. 2407–3903, 2019.
[11] F. T. Al-Dhief et al., “Performance comparison between TCP and udp protocols in different simulation scenarios,” Int. J. Eng. Technol., vol. 7, no. 4.36 Special Issue 36, pp. 172–176, 2018, doi: 10.14419/ijet.v7i4.36.23739.
[12] L. Lukman and W. A. Pratomo, “Implementasi Jaringan Ipv6 Pada Infrastruktur Jaringan Ipv4 Dengan Menggunakan Tunnel Broker,” Respati, vol. 15, no. 1, p. 1, 2020.



