Pengaruh Penambahan Bahan Aditif Pada Briket Orrganik Rumah Tangga Terhadap Nilai Kalor

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v6i2.9713

Abstract

Abstrak Secara umum sampah menjadi sumber masalah utama pencemaran lingkungan oleh karena itu salah satu pemanfaatan sampah bisa dijadikan bahan bakar alternatif. Penelitian ini melakukan pengujian yaitu pengujian nilai kalor. Pengambilan data dengan dua metode yaitu pengambilan dengan kalorimeter bom dan pengambilan data dengan kompor gasifikasi sederhana. Bahan yang digunakan terdiri dari sampah organik rumah tangga dan bahan aditif 60 mesh. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sampah rumah tangga seperti nasi, tulang, sayur, kulit buah, daun, ranting, dan lainnya. Bahan aditif yang digunakan meliputi serbuk sabut kelapa, serbuk sekam padi, serbuk kayu. Pengambilan data dilakukan dengan perbandingan rasio massa sampah organik dan bahan aditif yaitu 1:1; 1,25:0,75; 1,50:0,50. Perbedaan massa bahan tesebut dipilih untuk mengetahui perbandingan antara masing-masing kalor yang dihasilkan. Massa maksimal sampel adalah 2 gr untuk pengujian kalorimeter bom dan massa minimal sampel 10 gr untuk pengujian kompor gasifikasi. Hasil kalorimeter bom yang tertinggi pada campuran sebuk kayu dengan nilai kalor yaitu 4507 kalori/gram, sedangkan yang terendah pada campuran sabut kelapa 3652 kalori/gram. Hasil kompor gasifikasi, briket organik dengan aditif serbuk kayu memiliki keunggulan yaitu memiliki sisa pembakaran hanya 0,2% dari berat briket. Briket organik dengan bahan serbuk kulit padi memiliki waktu nyala api yang lebih lama yaitu selama 960 detik atau sekitar 16 menit. Briket organik dengan aditif sabut kelapa juga memiliki keunggulan dapat memanaskan air hingga suhu 111,11 °C. Kata kunci : limbah organik, bahan aditif, kalorimeter bom, kompor gasifikasi.

Abstract In general, waste is the main source of environmental pollution, therefore one of the uses of waste can be used as alternative fuel. This study conducted a test that is testing the calorific value. Retrieval of data with two methods, namely taking with a bomb calorimeter and retrieving data with a simple gasification stove. The material used consists of household organic waste and 60 mesh additive.. Materials used in this study include household waste such as rice, bones, vegetables, fruit skins, leaves, twigs, and others. Additives used include coconut coir powder, rice husk powder, wood powder. Data is collected by comparing the mass ratio of organic waste and additives, namely 1:1; 1,25:0,75; 1,50:0,50. The difference in mass of the material was chosen to find out the ratio between each heat produced. The maximum sample mass is 2 gr for bomb calorimeter testing and a minimum sample mass of 10 gr for testing gasification stoves. As a result, a mixture of organic and wood waste has a heating value of 4507 calories / gram, while the lowest in the coconut coir mixture is 3652 calories / gram. The results of gasification stoves, organic briquettes with wood powder additives have the advantage of having a combustion residue of only 0.2% of the weight of the briquettes. Organic briquettes with rice husk powder have a longer flame time of 960 seconds or around 16 minutes. Organic briquettes with coconut coir additives also have the advantage of being able to heat water up to 111.11 ° C. Keywords: organic waste, additives, bomb calorimeters, gasification stoves.

Downloads

Published

2019-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Fisika