Pengembangan Kontrol Pencahayaan Terpusat Dengan Logika Fuzzy Untuk Menunjang Kebutuhan Efisiensi Energi Rumah Pintar

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v6i2.9715

Abstract

Abstrak Era globalisasi menjadi alasan utama pengembangan Rumah Pintar yang sangat pesat. Permintaan akan rumah yang nyaman menjadi prioritas utama, selain nyaman dibutuhkan pula rumah yang efisien dalam penggunaan energi. Terkadang kita lupa mematikan lampu hal ini salah satu penyebab konsumsi energi yang terbuang percuma. Karena itu Rumah Pintar muncul sebagai solusi untuk masalah efisiensi tersebut. Pada perancangan Rumah Pintar dilakukan pengukuran dua parameter data yaitu pembacaan tingkat cahaya menggunakan Light Dependent Resistor (LDR) dan pembacaan tingkat daya menggunakan watt meter. Tingkat pencahayaan ruangan akan dikontrol menggunakan kontrol logika fuzzy di set poin 120 lux dan watt meter sebagai alat penunjang dalam pembacaan efisiensi energi dan tingkat pencahayaan yang dihasilkan. Pada rancangan ini sensor cahaya diletakkan di bidang kerja atau 0.75 meter dari lantai di empat titik ruangan. wattmeter diletakkan di dekat sumber tegangan sebagai pengukur daya lampu. Dan kontrol aktuasi serta pengolahan data dilakukan oleh koordinator atau otak sistem ini. Untuk memudahkan mobilitas komunikasi data digunakan zigbee nirkabel sebagai perantara. Pada percobaan dilakukan karakterisasi tiap sensor cahaya. Dilakukan pengukuran daya tiap waktu dari sistem saat tidak menggunakan kontrol logika fuzzy dan saat menggunakan kontrol logika fuzzy. Dari percobaan yang dilakukan saat menggunakan kontrol logika fuzzy dihasilkan efisiensi sebesar 7.75% dibandingkan ketika tidak menggunakan kontrol logika fuzzy dan dihasilkan efisiensi sebesar 15.56% dibandingkan ketika kondisi lampu menyala penuh. Kata Kunci: Rumah Pintar, kontrol logika fuzzy, pencahayaan, efisiensi.

 

Abstract The era of globalization became the main reason in the development of Smart Home. Demand for comfortable homes is a top priority, besides being convenient, home is also an efficient use of energy. Sometimes we forget to turn off the light this is one cause of energy consumption is wasted. Smart Home therefore emerged as a solution to the efficiency problem. In the design of Smart Home, the measurement of two data parameters is the reading of the light level using Light Dependent Resistor (LDR) and also the wattmeter which in turn the room lighting level will be controlled using the fuzzy control at 120 lux and watt meter set points as supporting tools in reading energy efficiency and the level of illumination produced. In this design the light sensor is placed in the work plane or 0.75 meters from the floor at the four-point room. The wattmeter is placed near a voltage source as a lamp power meter. And actuation control and data processing is done by coordinator or brain of this system. To facilitate data communication mobility is used wireless zigbee as an intermediary. In the experiments conducted characterization of each light sensor, the measurement of data transfer delay using a wireless zigbee which shows that the system does not process data in real-time but has a delay of 868 ms. Performed power measurements every time from the system when not using fuzzy controls and while using fuzzy controls. From the experiments performed while using the fuzzy control it generated an efficiency of 7.75% compared to when not using the fuzzy control and generated an efficiency of 15.56% compared to when room at full lights. Keywords: Smart Home, fuzzy control, illumination, efficiency.

Downloads

Published

2019-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Teknik Fisika