Implementasi Scenario Based Requirement Engineering Menggunakan Scenario-based Requirement Analysis Method Untuk Bagian Program Dan Anggaran Kpu Pusat

Authors

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v6i2.9898

Abstract

Abstrak 2 3 [email protected], Requirement Engineering (RE) adalah cabang dari software engineering yang berkaitan dengan tujuan pada dunia nyata, fungsi, dan batasan yang ada pada perangkat lunak. RE adalah proses dimana persyaratan dari sistem ditentukan. RE melibatkan kegiatan untuk menemukan kebutuhan dari stakeholder, memahami konteks dari persyaratan, modelling, validasi, dokumentasi dan mengelola persyaratan yang ada. Salah satu metode yang digunakan dalam Requirement Engineering adalah Scenario-based. Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan pada Scenario-Based Requirement Engineering salah satunya adalah SCRAM metode ini menganalisis kebutuhan user pada pembangunan sistem informasi monitoring karyawan yang ada pada Bagian Program Dan Anggaran KPU Pusat. Sistem informasi yang dirancang berdasarkan pemodelan kemudian di evaluasi menggunakan ISO 25010 dan perhitungan menggunakan skala likert. Berdasarkan hasil dari evaluasi yang telah dilakukan yang dinyatakan dapat diterima. Sehingga, sistem informasi yang telah dibangun layak untuk digunakan sebagai pendukung atau media alat bantu dalam menjalankan proses bisnis pada Bagian Program Dan Anggaran KPU Pusat. Kata kunci : requirements, SCRAM, monitoring karyawan Abstract Requirement Engineering (RE) is a branch of software engineering that deals with the objectives in the real world, functions, and limitations that exist in software. RE is the process by which the requirements of the system are determined. RE involves activities to find the needs of stakeholders, discuss the context of requirements, modelling, validation, documentation, and management of existing requirements. One method used in Requirement Engineering is Scenario-based. There are several approaches that can be used in Scenario-Based Requirement Engineering, one of which is SCRAM. This method analyzes the needs of users in the development of employee monitoring information systems that exist in the Bagian Program Dan Anggaran KPU Pusat. Information systems that are designed based on modeling are then evaluated using the System Usability Scale (SUS) method directly by stakeholders. Based on the results of the evaluation ISO 25010 and likert scale which was declared acceptable. the information system can be used to support the business processes in the Departement of Program and Finance KPU Pusat. Keyword : requirements, SCRAM, Monitoring Employee

Downloads

Published

2019-08-01

Issue

Section

Program Studi S1 Informatika