Integrasi Thermoelectric Generator Pada Sistem Photovoltaic Tetap

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v8i6.16850

Abstrak

Energi matahari merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan menggunakan panel surya atau photovoltaic (PV). Namun PV memiliki kelemahan yaitu penurunan efisiensi ketika suhu permukaan semakin meningkat. Untuk mengatasi hal ini, panas terbuang pada bagian belakang PV dapat dikonversi kembali menjadi listrik dengan menggunakan Thermoelectric Generator (TEG). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan tegangan, arus serta daya yang dihasilkan oleh system. Pada penelitian ini, dirancang suatu system yang mengintegrasikan 6 buah TEG tipe TEC1-1706 berukuran 4x4 cm pada suatu PV monocrystaline 20 Wp. TEG sisi panas dipasang di bagian belakang PV untuk membaca suhu panas yang dihasilkan selama PV bekerja dan bagian sisi dingin TEG diberikan heatsink untuk menjaga sisi dingin TEG, dari perbedaan suhu antara suhu sisi panas dan suhu sisi dingin dapat diperoleh nilai delta T, nilai perbedaan suhu tersebut yang akan dikonversi menjadi energi listrik. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa TEG dapat diintegrasikan pada fixed photovoltaic system, untuk memanfaatkan energi panas yang terbuang pada PV. Dengan nilai peningkatan pada tegangan sebesar 52.8% nilai peningkatan arus sebesar 58.88 % dan nilai peningkatan daya sebesar 37.70%. Kata Kunci : Photovoltaic, thermoelectric generator, panas terbuang.

Referensi

1. M.R. Ariffin, S. Shafie, W. Z. W. Hassan, N. Azis and M. E. Ya'acob, Conceptual design of hybrid

photovoltaic-thermoelectric generator (PV/TEG) for Automated Greenhouse system, 2017 IEEE 15th Student

Conference on Research and Development (SCOReD), Putrajaya, 2017. (doi:

10.1109/SCORED.2017.8305373).

2. Narducci, Dario, et.al. Book section: Hybrid Photovoltaic– Thermoelectric Generators: Materials Issues BT -

Hybrid and Fully Thermoelectric Solar Harvesting. Springer International Publishing. 2018. p103-116

3. Sahin, Ahmet Z.et.al. «A review on the performance of photovoltaic/thermoelectric hybrid generators. Int J

Energy Res. 2020. (https://doi.org/10.1002/er.5139)

4. E.A. Chávez-Urbiola, Yu.V. Vorobiev, L.P. Bulat, Solar hybrid systems with thermoelectric generators, J.

Solar Energy, 86 (1), 2012. (https://doi.org/10.1016/j.solener.2011.10.020)

5. Asy’ari, Hasyim dkk. 2012. “Intensitas Cahaya Matahari Terhadap Daya Keluaran Panel Sel

Surya” (https://publikasiilmiah.ums.ac.id/xmlui/bitstream/handle/11617/3930/E

08.pdf?sequence=1&isAllowed=y , diakses pada 12 Agustus 2021 pukul 21.27)

6. Yandi, Welly dkk. 2021. “Perbandingan Efisiensi Konversi Energi Panel Surya Tipe Polycrystalline dan Panel

Surya Monocrystalline Berbasis Arduino di Kota Pangkalpinang” dalam Jurnal ECOTIPE Volume 8 (hlm. 47-

52). Pangkalpinang: Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Bangka Belitung.

(http://doi.org/10.33019/jurnalecotipe.v8i1.2034).

Diterbitkan

2021-12-01

Terbitan

Halaman

11387-11397

Bagian

Program Studi S1 Teknik Elektro