Perbaikan Kualitas Layanan Aplikasi Bukalapak Menggunakan Metode Importance Performance Competitor Analysis (IPCA) Dan M-S Quality
DOI:
https://doi.org/10.34818/eoe.v9i4.18265Abstrak
Abstrak—Bukalapak meruapakan salah satu e-marketplace di Indonesia yang menyediakan jasa tempat bagi pengusaha dan juga pedagang untuk menjual produk-produk mereka. Seiring berjalannya waktu, banyak e-marketplace yang bermunculan di Indonesia, sehingga membuat persaingan pada bisnis ini menjadi semakin ketat. Persaingan yang ketat ini membuat Bukalapak perlu melakukan perbaikan dan juga meningkatkan layanan kinerja pada aplikasi Bukalapak itu sendiri. Pelayanan pada aplikasi Bukalapak ini dinilai tidak lebih baik dibandingkan dengan kompetitornya. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan atribut-atribut layanan kinerja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan menggunakan metode Mobile Service Quality dan Importance Performance Competitor Analysis (IPCA). Terdapat 9 dimensi yang digunakan untuk memperoleh 27 atribut, yaitu Effeciency, System Availability, Content, Privacy, Fulfillment, Responsibility, Compensation, Contact, dan Billing. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu, 16 atribut dari 27 atribut memerlukan perbaikan karena masuk kedalam kuadran II dan III pada matriks IPCA. Atribut-atribut yang perlu diperbaiki ini diberikan rekomendasi perbaikan agar mampu bersaing dan menjadi lebih baik dibandingkan dengan kompetitor. Kata kunci—e-marketplace, bukalapak, mobile service quality, IPCA, atributReferensi
1. Albayrak, T. (2015). Importance Performance Competitor Analysis (IPCA): A study ofhospitality companies.
International Journal of Hospitality Management, 135-142.
2. Albayrak, T., Caber, M., M.Rosario, & Aksu, A. (2018). Analysis of destination competitiveness by IPA and IPCA methods: The case of Costa Brava, Spain against Antalya, Turkey. Tourism Management Perspectives, 28, 53.
3. Huang, E. Y., Lin, S. W., & Fan, Y. C. (2015). M-S-QUAL: Mobile service quality measurement. Electronic Commerce Research and Applications, 17.
4. Iprice, G. (2021). Peta E-Commerce Indonesia. Retrieved from Iprice Insights: https://iprice.co.id/insights/mapofecommerce/
5. McLeay, F., Robson, A., & Yusoff, M. (2017). New applications for importance-performance analysis (IPA) in higher education: understanding student satisfaction. Journal of Management Development.
6. Raharjo, S. (2021, Februari 19). Cara Uji Independent Sample T-Test dan Interpretasi dengan SPSS. Retrieved from SPSS Indonesia: https://www.spssindonesia.com/2015/05/cara-uji-independent-sample-t- test-dan.html
7. Katadata.co.id. (2017, Desember 12). 2021, Transaksi e-Commerce Global Mencapai Rp 60.467 Triliun. Retrieved from Databoks:Katadata.co.id: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2017/12/12/2021- transaksi-e-commerce-global-mencapai-rp-60467-triliun
8. Kurniawan, D., & Nikhlis, N. (2020, Desember). Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Website Terhadap Loyalitas Pelanggan E-Commerce Bukalapak. JURNAL ILMIAH ELEKTRONIKA DAN KOMPUTER, XIII, 158-168.



