Implementasi Internet Of Things Pada Perangkat Water Ionizer Sebagai Sistem Filtrasi Air Minum

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.34818/eoe.v9i5.18463

Abstrak

Abstrak—Salah satu alternatif air minum yang dapat dikonsumsi adalah air alkali, air alkali sendiri merupakan air bermuatan ion negatif yang bersifat basa dan memiliki kandungan oksigen yang lebih tinggi dibandingkan dengan air biasa, sehingga sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia. Air minum jenis alkali dengan pH 8-10 dapat dihasilkan dari proses elektrolisis. Elektrolisis air menghasilkan dua jenis air yaitu air alkali yang mengandung hidrogen dan air asam. Untuk memenuhi perkembangan teknologi, inovasi, dan kemudahan dalam pengunaan perangkat water ionizer yang akan dirancang dilengkapi dengan sitem Internet of Things yang nantinya dapat dikendalikan dan dipantau keadaannya melalui aplikasi mobile kapanpun dan dimanapun oleh pengguna sehingga dapat meningkatkan kemudahan pengoperasian. Sistem yang dirancang mampu melakukan kontrol terhadap proses ionisasi melalui server Thingspeak, sehingga pengguna tidak perlu repot-repot mengoperasikannya secara manual. Selanjutnya sistem dilengkapi dengan fitur monitoring untuk memantau kondisi pH, suhu, dan kapasitas air yang terukur melalui sensor pada hardware yang nantinya akan diproses melalui mikrokontroler dan diteruskan oleh modul wifi ESP8266-01 kedalam could server sehingga mampu ditampilkan pada aplikasi mobile. Kata Kunci—thingspeak, internet ofthings , mit app inventor, water ionizer

Referensi

[1] I. P. T. P. Sari. “Tingkat Pengetahuan Tentang Pentingnya Mengkonsumsi Air Mineral Pada Siswa Kelas IV Di SD Negeri Keputran A Yogyakarta.” J. Pendidik. Jasm. Indones.. vol. 10. no. November. pp. 55–61. 2014.

[2] H. A. L. Mousa. “Health Effects of Alkaline Diet and Water. Reduction of Digestive-tract Bacterial Load. and Earthing.” Altern. Ther. Health Med.. vol. 22. no. April 2016. pp. 24–33. 2016.

[3] Y. Nakano et al.. “Sequential Washing with Electrolyzed Alkaline and Acidic Water Effectively Removes Pathogens from Metal Surfaces.” PLoS One. vol. 11. no. 5. pp. 1–11. 2016. doi: 10.1371/journal.pone.0156058.

[4] M. Hidayat and N. Mardiyantoro. “Sistem Pemantauan dan Pengendalian PH Air Berbasis IoT.” vol. 7. no. 1. pp. 65–70. 2020.

[5] M. V. Akbar. E. Kurniawan. K. B. Adam. and G. P. D. Wibawa. “Pembuatan Penyearah Terkontrol Berbasis IoT Untuk Ionizer Air Mineral.” 2020.

[6] M. Henry and J. Chambron. “Physico-Chemical. Biological and Therapeutic Characteristics of Electrolyzed Reduced Alkaline Water (ERAW).” Water. vol. 5. no. 4. pp. 2094–2115. 2013. doi: 10.3390/w5042094.

[7] R. S. Salsabila. E. Kurniawan. and M. Ramdhani. “Sistem Catu Daya Penghasil Air Alkali Dengan elModul Solar Cell Menggunakan Penyimpanan Pada Baterai.” e-Procceeding Eng.. vol. 6. no. 1. pp. 165–171. 2019.

[8] M. K. Gupta. P. Prakash. S. Bharti. A. K. Paswan. D. K. Singh. and R. Tilak. “Superoxidised water: A Promising Disinfectant Against Bacterial and Fungal Pathogens.” Ann. Pathol. Lab. Med.. vol. 4. no. 1. pp. A19–A22. 2017. doi: 10.21276/apalm.2017.982.

[9] “Macam macam Sensor Arus pada Rangkaian Elektronik | mikroavr.com.” 45 https://mikroavr.com/macam-macam-sensor-arus/ (accessed Jan. 19. 2021).

[10] R. P. Defa. M. Ramdhani. and R. A. Priramadhi. “Sistem Pemantauan Otomatis dan Monitoring Berbasis Iot Untuk Kadar Nutrisi Air Pada Sistem Akuaponik.” pp. 0–7. 2019.

[11] idatul Fauziah1, Ekki Kurniawan.,ST.,MT. ,Mohamad Ramdhani.,ST.,MT (2019) “SISTEM CATU DAYA PENGHASIL AIR ALKALI DENGAN MODUL SOLAR CELL‟, Jurnal Ilmiah e-Proceeding of Engineering, Vol 6(1), pp. 165–172. ISSN : 2355- 9365.

Diterbitkan

2022-10-01

Terbitan

Halaman

2076-2084

Bagian

Program Studi S1 Teknik Elektro